Lamongan,memoterkini.com – Program Nasional yang di berikan oleh Pemerintah berupa PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) adalah proses pendaftaran tanah yang dilakukan serentak dan meliputi semua objek tanah yang belum didaftarkan dalam suatu Wilayah Desa atau Kelurahan, Selasa, (27/2/2024).

Pada saat ini program PTSL yang diberikan oleh Pemerintah agar masyarakat bisa mendaftarkan sertifikat tanahnya dengan biaya murah, namun di beberapa Desa di Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan sangat berbeda, dan bervariasi biayanya mulai dari nol rupiah hingga ratusan ribu rupiah.

Seperti di Desa Rayunggumuk yang di datangi awak media kebetulan Kadesnya ada undangan rapat, sehingga di temui Perangkat Desa yang mengatakan bahwa program sertifikat di buka secara gratis di Balai Desa.

Berbeda lagi dengan di Desa Karangturi saat konfirmasi ke Kantor Desa yang langsung bertemu dengan Kepala Desa menyampaikan kalau pemohon di kenakan 700 ribu rupiah,
tapi ada juga dikatakan bahwa warga bisa nitip dulu 500 ribu yang sisanya setelah sertifikat jadi.

Kalau di Desa Duduk Lor Kecamatan Glagah berbeda lagi saat datang ke Kantor Desa di temui Pokmas yang menangani menyampaikan bahwa biaya program PTSL sebesar 500 ribu dari sumbangan masyarakat.

Ketua Pokmas berdalih bahwa biaya 500 ribu tersebut merupakan sumbangan warga agar program PTSL berjalan lancar dan sukses.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tetapi berbeda dan bertolak belakang dengan penyampaian warga yang tidak mau di sebut namanya bahwa,” biaya program sertifikat tersebut ada perbedaan biaya kalau tempat tinggal dikenakan 800 ribu kalau sawah 900 ribu,” Ucapnya.

Lanjut, setelah di rasa konfirmasi cukup, saat awak media beranjak pamit meninggalkan kantor desa, oknum Pokmas tersebut memberikan amplop namun awak media menolak. (Eric’z )