LAMONGAN, Memoterkini.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan adakan pemeriksaan urine untuk mengantisipasi peredaran gelap narkotika di kalangan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP),Kamis (04/04).

Sekitar 300 orang WBP menjalani tes urine secara bergantian dengan pengawasan langsung Ka.kplp dan staf kplp ,turut hadir juga kasubsi keperawatan beserta petugas medis Lapas Lamongan.

Ka.Kplp Andi mengatakan pemeriksaan urine yang dilakukan merupakan langkah tegas Lapas Lamongan dalam memerangi narkoba. “Tes urine ini penting bagi WBP sebagai langkah untuk mencegah masuknya barang terlarang tersebut di lingkungan Lapas Lamongan,” ungkap Andi

Disisi lain Kepala Lapas (Kalapas) Lamongan menyampaikan akan bertindak tegas terhadap WBP yang melakukan pelanggaran, apalagi berhubungan dengan narkoba. “Saya akan mengambil langkah tegas jika ada yang melakukan penyalahgunaan narkoba, baik petugas maupun WBP. Saya tidak segan-segan memberikan hukuman bagi yang melanggar aturan,” tegas Mahrus.

Sementara itu Ayu selaku Tim Medis Lapas Lamongan menyampaikan dari hasil tes urine yang dilakukan, seluruh WBP dinyatakan negatif narkoba. “Setelah kita lakukan pengecekan Dari 300 sample urine WBP yang mengikuti tes hasil semuanya negatif,” ujar ayu.

Dengan hasil tes urine negatif yang diterima, Lapas Lamongan tidak akan berpuas diri, namun akan terus meningkatkan pengawasan dan pengendalian keamanan. Untuk itu,WBP diminta tetap mematuhi tata tertib di Lapas Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemeriksaan yang dilakukan secara periodik ini memberikan pesan jelas bahwa Lapas Lamongan tidak hanya berfokus pada tugas pemasyarakatan, tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan mental WBP. Langkah-langkah seperti ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam mengurangi angka penyalahgunaan narkoba di dalam dan di sekitar lingkungan Lapas. (Heri cs)