, memoterkini – Kapolsek Menganti menggelar press release ungkap kasus pengeroyokan dan pengrusakan yang dilakukan oleh 10 orang terhadap dua orang korban di perempatan Dusun Pengampon, Desa Setro, Kabupaten , Selasa, (09/04/2024), sekitar pukul 03.15 WIB.

Press Release disampaikan oleh Kapolsek Menganti, AKP Roni Ismullah, SH, MM dengan didampingi Kasi humas Polres , iptu Wiwit Mardiyanto dan juga Kanit Reskrim Polsek Menganti, iptu Ekhwan Hudin

Berdasarkan Laporan polisi nomor LP-B/13/IV/2024/SPKTPolsek Menganti/Polres / para korban diantaranya, Rizky Ardiasnyah, Muhammad Ari Kurniawan, dan Ega Maulana Praditya Putra warga Dusun Pengampon, Desa Setro, Kecamatan Menganti, Kabupaten telah menyerahkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

Dalam press release itu Kapolsek Menganti AKP Roni Ismullah, SH, MM mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menangkap dua dari 10 pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap dua korban yang juga melakukan pengrusakan di perempatan Dusun pengampon Desa Setro Kecamatan Menganti Kabupaten , ungkapnya pada , Selasa (16/04/2024) Siang.

Kapolsek Menganti, AKP Roni Ismullah, SH, MM juga mengatakan bahwa selain korban pengeroyokan mengalami luka, terdapat juga korban lain yang menderita kerugian akibat dari aksi pengrusakan yang dilakukan oleh para pelaku,”katanya.

Adapun dampak peristiwa yang dilakukan oleh terlapor berinisial DT(20) dan AM (17), mengakibatkan korban Muhammad Ari Kurniawan mengalami luka di jari tengah dan telunjuk sebelah kanan akibat terkena pukulan alat ruyung. Sementara itu, Ega Maulana Praditya juga mengalami luka pada punggung.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tak hanya itu, pengrusakan juga dilakukan tersangka dengan melempari rumah milik Rizky Ardiasnyah dengan batu yang mengakibatkan kaca jendela mengalami kerusakan.

Kronologis kejadian dimulai -korban tersebut hendak menonton cek sound saur di lokasi kejadian. Tiba-tiba, tersangka DT bersama teman-temannya, sekitar 10 orang tiba di lokasi kejadian dengan konvoi sepeda motor.

Seketika itu tersangka DT langsung turun dari motor dan memukul Muhammad Ari Kurniawan, hingga mengalami luka di jari tengah dan telunjuk sebelah kanan tidak hanya itu para pelaku juga melakukan aksi pengrusakan di lokasi kejadian.

“Setelah melakukan pemukulan terhadap korban, terlapor DT dan teman-temannya melakukan pengrusakan kaca jendela rumah milik Rizky Ardiasnyah hingga kaca jendela mengalami pecah dan rusak,” ungkapnya.

“Salah satu pelaku yang merupakan ABH (Anak Berkonflik dengan Hukum) telah ditangani unit PPA Polres , Berdasarkan kejadian ini, teraangka DT dan AM dijerat dengan Pasal 170 ayat 1 KUHP tentang kekerasan terhadap orang atau barang yang berpotensi dikenai hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.

Sementara delapan tersangka yang merupakan teman dari DT dan AM masih dalam proses pengejaran pihak kepolisian. (BLK)