Tuban,memoterkini – Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., kerja Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi , Brigjen. Pol. Drs. Mohamad Aris Purnomo di ruang kerja Tuban Kompleks Pendopo Krida Manunggal, Selasa (30/04/2024). Pertemuan kali ini juga dihadiri Kepala BNN Kabupaten Tuban, Tri Tjahyono, dan Tuban, AKBP Suryono.

Kepala BNNP Jatim, Mohamad Aris Purnomo mengungkapkan tersebut dalam rangka menguatkan komitmen pencegahan dan narkoba di . Ia mengapresiasi atas dukungan Tuban dan dalam upaya Pencegahan, , Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Tuban. Dukungan membawa dampak positif terhadap kinerja BNN.

“Kami sampaikan terima kasih kepada yang telah mengalokasikan hibah dan tanah untuk BNNK Tuban,” ungkapnya. Pada kesempatan ini, dilakukan perpanjangan kerjasama penyelenggaraan tempat rehabilitasi untuk korban penyalahgunaan narkoba.

Aris Purnomo mengajak seluruh masyarakat bersama-sama untuk menyelamatkan lingkungan sekitar, utamanya generasi muda, dari jerat narkoba. Di Kabupaten Tuban, kasus penyalahgunaan narkoba didominasi konsumsi pil karnopen. Penyalahgunaan narkoba akan membawa kerugian pada pelaku dan lingkungan sekitarnya.

Aris Purnomo mengimbau pengguna narkoba yang mengalami kecanduan dan ingin direhabilitasi dapat langsung mendatangi BNNK Tuban. “Mereka tidak akan diproses hukum maupun pidana bahkan akan mendapatkan proses rehabilitasi dari tenaga ahli,” jelasnya.

Sementara itu, Tuban, Aditya Halindra menegaskan bahwa konsumsi narkotika hanya membawa efek negatif. Penyalahgunaan narkoba hanya mengundang kerugian bagi pengguna, keluarga, maupun lingkungan sosial di sekitarnya. “Jauhi narkoba karena masa depan kita masih sangat panjang,” serunya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Mas Lindra menjelaskan intens berkolaborasi dengan BNNK Tuban dalam berbagai program kegiatan. juga mengalokasikan anggaran khusus untuk mempercepat narkoba di kabupaten Tuban. “Mulai dari sosialisasi, hukum, dan rehabilitasi,” terangnya. (red)