Madiun, Memoterkini.com – Lapas Kelas I Madiun Kanwil Kemenkumham Jatim menerima kunjungan istimewa dari mahasiswa dan dosen Universitas PGRI Madiun serta University of Science and Technology Filipina. Kunjungan ini merupakan bagian dari program studi komparatif yang bertujuan untuk memahami lebih dalam mengenai tugas dan fungsi pemasyarakatan di Indonesia, Jum’at(03/05).

Rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas I Madiun, Kadek Anton Budiharta. Dalam sambutannya mengungkapkan kegembiraannya atas kesempatan ini untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang sistem pemasyarakatan di Indonesia.

“Kami sangat terhormat dan senang dapat menyambut para akademisi dari dua universitas ternama, baik lokal maupun internasional. Ini adalah kesempatan yang baik untuk memperkenalkan bagaimana kami menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam hal rehabilitasi dan reintegrasi warga binaan ke dalam masyarakat,” tutur Kadek Anton.

Selama kunjungan, para tamu diajak berkeliling lapas, yaitu ke area klinik, dapur, blok pondok pesantren, blok Pendidikan, spot center, dan kegiatan kerja serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Mereka juga diberikan kesempatan untuk melihat langsung beberapa kegiatan pelatihan kerja dan pendidikan yang diikuti oleh para warga binaan.

Dean University of Science and Technology Filipina mengapresiasi hangat penerimaan dan transparansi yang diberikan oleh Lapas I Madiun. “Ini adalah kesempatan langka untuk bisa melihat langsung dan memahami sistem pemasyarakatan di negara lain. Pengalaman ini sangat berharga bagi kami, terutama dalam melihat aplikasi praktik rehabilitasi yang diterapkan di sini,” ujarnya.

Dekan Fakultas Hukum Universitas PGRI Madiun, juga menambahkan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa ilmu hukum dan sosial untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas tentang teori yang mereka pelajari di kelas. “Kami berharap kerjasama seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” tutupnya.
(YT)

Scroll Untuk Lanjut Membaca