Kalianda Lampung Selatan – Dalam rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA.2024) Tingkat Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) di Ruang Banggar DPRD Kabupaten Lampung Selatan cukup tegang dan dalam perbedaan pendapat terkait Anggaran untuk 2024 Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu (15/11/2023).

Rapat lanjutan tersebut dihadiri oleh, Para Staf Ahli Lamsel, Para Asisten Sekda, Kepala BPKAD, BPPRD, Para camat se-Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dan Para Kabid Pemkab-Lamsel serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Pemkab-Lamsel) Drs.Hasbie Aska, S.T.

Sehingga lanjutan Rapat Tingkat Badan Anggaran (Banggar) diawali dan di hadiri oleh Hi.Hendry Rosyadi, SH., (Ketua). Agus Sartono, A.Md (Wakil Ketua I). Agus Sutanto, S.T (Wakil Ketua II). Amelia Nanda Sari, SH (Wakil Ketua III). Thomas Amirico, S.STP. (Sekwan). Saiful Azumar, SH., (Anggota). Joko Azri Purnomo, S.Pd (Anggota). Rosdiana (Anggota). Jenggis Khan Haikal, SH., (Anggota). Mohamad Akyas, SE (Anggota). Untung Setiabudi, S.Pdi (Anggota). Ir. Nasai (Anggota). Dwi Riyanto, SE,MM (Anggota). Baiquni Aka Sanjaya, ST.MT (Anggota). Bowo Edy Anggoro, A.Md (Anggota) dan seluruh Anggota Banggar DPRD-Lamsel yang hadir.

H.Hendry Rosyadi, SH., membuka rapat dan mempersilahkan dalam penjelasan serta sesi tanya jawab terhadap para Pejabat Struktural Perangkat Daerah (PD), Para Camat dan Para Kabid di Lingkungan Pemkab-Lamsel), serta Pejabat Eksekutif di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan (Pemkab-Lamsel).

Rapat tersebut cukup menegangkan Kadis PUPR dalam sejumlah Pertanyaan Ketua dan Para Anggota Banggar terhadap Drs.Hasbie Aska, S.T, terkait sejumlah Jalan yang Rusak dan Hacur dalam pembangunannya di Kabupaten Lampung Selatan dan Anggaran yang belum dikucurkan mendatang.

Namun semua pertanyaan itu, di jawab oleh sang Kadis PUPR-Lamsel dengan kesan gugup dan suara serak-serak basah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kendati demikian, selesai rapat tersebut Awak ini berupaya untuk mengkonfirmasi di Dinas Sang Kadis PUPR Lamsel yang mengaku taat aturannya. Sehingga dari segi penjagaan Gerbang Dinasnya pun sangat Ketat karena atas perintah sang Kadis PUPR Lamsel taat memainkan Aturan-aturan.

Sehingga, Awak ini melakukan wawancara. Namun sia-sia karena sang Kadis tersebut tergesa-gesa dan tidak ingin dirinya diketahui oleh Awak dan LSM untuk ditemui dalam Konfirmasi.

Lanjut ia pun, sempat mengelabui para Awak berbagai alasan. Kemudian ia mengatakan bahwa, “Woooy nanti dulu, tunggu saya mau rapat diatas saya lagi,” ketus Drs.Hasbie aska S.T, pada pukul 17:19 WIB.

Masih dibelakang Sang Kadis PUPR-Lamsel, para Awak dan rekan rekan LSM selalu berupaya menahan diri dan bersabar untuk menunggu Drs.Hasbie aska, S.T, keluar dari kantornya saat Kadis masuk pintu belakang pada pukul 17:19 WIB.

Sehingga, Sang Kadis tersebut tak kunjung keluar dari Pintu Belakang Kantornya walaupun Kendaraan mewah Roda Empat nya (R4) itu sejenis Toyota Kijang Inova Vanture berwarna hitam dengan Nopol BE 45 DPU, yang masih stanby selama 30 Menit.

Kemudian dipintu depan PUPR-Lamsel, pada pukul 17:30 WIB. Drs.Hasbie aska, S.T, keluar dari pintu depan gerbang kantornya dengan kesan tergesa-gesa. Sehingga kepergok kamera Video Wartawan dari Transpos.id, Kalianda Lamsel, maka Sang Kadis mengatakan dirinya ingin rapat kembali dengan Sekda-Kab Lamsel.

“Apa lagi gawean kamu ini. Dan Rapat Banggar tadi saya tidak ada kesan kesan, untuk kedepan 2024 tidak ada. Kerjaan juga, ya kerjaan rutin itu kerjaan biasa, udah saya di panggil sekda lagi mau rapat,” ujar Drs.Hasbie aska, S.T sambil melambaikan tangan kirinya seolah mengusir pertanyaan wartawan dan mengepalkan tangannya yang terkesan akan meninju atau memukul wartawan.

Kadis tersebut juga akan menjepit tangan wartawan ke pintu mobil innova warna abu-abunya sambil akan menyodorkan uang 50 ribu satu lembar. Agar tersebut pergi dan tidak banyak bertanya kembali, padahal Awak ini juga hanya ingin meminta nomor kontaknya yang Aktif, agar supaya dapat memberikan informasi-informasi yang positif dalam segi Pembangunan Kabupaten Lampung Selatan yang kita banggakan ini terhadap sang Kadis PUPR Lamsel.

Namun tetap tersebut kaget dan enggan menerima geratifikasi sogokan tersebut. Hasbie mengatakan, “besok besok ajalah. Dan nomor kontak hp saya gak ada, kamu tahu apa gak kalau saya ngomong gak ada,” tutur Drs.Hasbie aska, S.T. Sambil menutup pintu mobilnya dengan Keras dan menutup kaca. (Tim)