Tuban,memoterkini – Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, , membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan , Senin (20/11/2023). Bertempat di Hotel Mustika Tuban, sebanyak 450 PPPK akan memperoleh pelatihan yang dikoordinir Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tuban.

Dalam sambutannya, Sekda Tuban Budi Wiyana menyampaikan pesan dari Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE. agar ASN fokus berkontribusi bagi kabupaten Tuban dimulai dari unit kerja masing-masing. Selain itu, terus mengembangkan kompetensi yang dimiliki. Tujuannya, mendukung pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Tuban
“Bapak ibu sekalian menjadi bagian dari sistem pemerintahan kabupaten Tuban yang saling mendukung antar sub sistem demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Sekda Budi Wiyana menekankan orientasi ini penting diikuti seluruh PPPK untuk meningkatkan kompetensi diri. Dengan demikian, peserta dapat memahami peran, tugas dan fungsi PPPK sebagai ASN   dalam menjalankan uraian tugas pada tiap unit kerja. Salah satunya mampu mengenali nilai dan etika kerja aparatur pemerintahan. “ memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini,” sambungnya.

Lebih lanjut, aparatur terus didorong agar melakukan percepatan pengembangan kompetensi. Pengembangan kompetensi dapat dilakukan melalui mekanisme beasiswa maupun mandiri. akan berusaha menyediakan pembiayaan terhadap pengembangan kompetensi ASN.

Sekda Tuban menyatakan tidak akan melakukan PHK bagi Non-PNS yang telah bekerja. Dalam kurun waktu satu tahun mendatang, akan mengupayakan agar NON-PNS seluruhnya dapat diserap menjadi PPPK sesuai dengan seleksi dan koridor regulasi. Selain itu, telah disiapkan langkah-langkah alternatif untuk mengantisipasi masih adanya pegawai Non PNS yang belum diterima sebagai PPPK hingga akhir tahun 2024.

tengah melakukan penataan dan inventarisir persebaran pegawai. tersebut akan menjadi acuan pembagian tugas dan fungsi tiap pegawai. “Sehingga tidak ada lagi pegawai yang menganggur bahkan ngopi disaat jam kerja,” tegasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tuban, Fien Roekmini Koesnawangsih, SH., menyebutkan kegiatan orientasi PPPK diselenggarakan guna mendorong peningkatan kompetensi dan mutu kualitas ASN . Khususnya berkaitan dengan tugas dan fungsi PPPK sebagai bagian dari aparatur .

Pelaksanaan orientasi diselenggarakan mulai 20-25 November 2023. Kegiatan diikuti sebanyak 450 orang, yang berasal dari PPPK angkatan VI sampai dengan VIII tahun 2023. Peserta dibagi menjadi 3 kloter agar materi yang disampaikan dapat lebih diserap peserta.

Fien Roekmini menambahkan aparatur harus memahami peraturan dan regulasi yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya. Pemahaman perihal regulasi menjadi koridor bagi ASN dalam bekerja. Selain itu, menjaga aparatur dari kesalahan yang berujung pada penyimpangan kerja. (Red)