Tuban,memoterkini – Disaat musim penghujan tiba, sungai atau kali saluran pembuangan banyak yang mengalami mendangkal akibat tumpukan sampah serta lumpur. Koramil 0811/12 Bancar menggandeng Dinas PUPR Tuban, Polsek dan warga bersama-sama melakukan normalisasi sungai atau kali di lokasi Bulu Komplek, yakni Desa Bulu Jowo, Desa Bulu Meduro dan Desa Boncong, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban yang menjadi sasarannya, Jum'at (15/12/2023).

Danramil 0811/12 Bancar Kapten Arh Ali Mubdi yang berada di lokasi kegiatan mengungkapkan bahwa, normalisasi sungai atau kali di area Bulu Komplek ini sebagai langkah cepat dan tindak lanjut dari keluhan warganya.

“Tentunya normalisasi ini dilakukan dengan beberapa alasan dan pertimbangan, diantaranya sebagai upaya meminimalisir dampak banjir dari sungai atau kali di Desa Bulu Jowo, Desa Bulu Meduro dan Desa Boncong, sekaligus memperlancar arus air dan dapat mempercepat surutnya air agar tidak terjadi genangan,” ungkapnya.

“Harapannya dengan normalisasi ini, apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi air tidak sampai meluap ke pemukiman warga ataupun menggenangi areal persawahan di Desa tersebut,” imbuhnya.

Dengan mendatangkan alat berat excavator dalam hal normalisasi sungai atau kali, bertujuan supaya lumpur serta tanaman liar yang selama ini menutupi penampang sungai juga dapat menghambat arus air bisa dibersihkan dan singkirkan.

Perwira pertama yang pernah menjabat Danramil Semanding ini melanjutkan, tujuan jangka panjang dari normalisasi, agar wilayah sekitar Bulu Komplek terbebas dari bencana banjir. “Paling tidak dibutuhkan waktu 1 hingga 2 hari untuk menyelesaikan normalisasi sungai atau kali di 3 (tiga) Desa tersebut,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pantauan di lapangan, kegiatan normalisasi sungai atau kali di area Bulu Komplek, yakni Desa Bulu Jowo, Desa Bulu Meduro dan Desa Boncong, dengan mendatangkan alat berat 1 (satu) unit excavator dari Dinas PUPR Kabupaten Tuban, dengan dibantu personel Koramil 0811/12, Polsek Bancar, Kades beserta perangkat Desa dan warga setempat.(Pen/Red)