Gresik, Memoterkini — Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Ploso, Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, menggelar pertemuan rutin sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU, Minggu (12/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Telaga Mulya, Dusun Ploso.
Acara ini diikuti perwakilan dari 37 ranting Muslimat dan Fatayat NU se-Kecamatan Benjeng. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan peran organisasi perempuan NU di tingkat ranting dan kecamatan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan mahalul qiyam. Selanjutnya, para peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muslimat NU, Mars Fatayat NU, serta Mars Subbanul Wathan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, santunan anak yatim, serta mauidhotul hasanah dan doa.
Ketua panitia, Lilis Musdalifah, yang juga menjabat sebagai Ketua Muslimat NU Ranting Dusun Ploso, menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan sebagai sarana konsolidasi dan mempererat kebersamaan antaranggota.
“Selain sebagai pertemuan rutin, momentum Harlah ke-80 ini kami manfaatkan untuk mempererat ukhuwah dan meningkatkan semangat khidmat dalam organisasi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Dusun Ploso serta para donatur yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Dusun Ploso dan para donatur atas dukungan yang telah diberikan, baik berupa bantuan material maupun spiritual. Partisipasi dan kebersamaan ini menjadi kunci terselenggaranya acara dengan lancar dan khidmat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Muslimat NU Kecamatan Benjeng, Dra. Hj. Asti Fauziah, S.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Muslimat dan Fatayat dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan dan sosial.
Pada sesi mauidhotul hasanah, Romo KH. Dr. Mohammad Qosim, M.Si., menyampaikan pesan penting tentang kehati-hatian dalam memilih pergaulan. Ia mengingatkan bahwa teman memiliki pengaruh besar dalam kehidupan seseorang.
“Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus hati-hati dalam mencari teman. Pastikan pertemanan yang kita jalin membawa kebaikan, bukan justru menjerumuskan pada hal-hal yang tidak baik,” pesannya di hadapan para jamaah.
Ia juga mengajak seluruh peserta bersolawat berbagi bersama dan selalu menjaga akhlak, memperkuat iman, serta memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Mohammad Qosim, yang memohon keberkahan, keselamatan, serta kekuatan bagi seluruh anggota Muslimat dan Fatayat NU agar senantiasa istiqamah dalam berkhidmat kepada umat, bangsa, dan agama.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Muslimat NU Kecamatan Benjeng Dra. Hj. Asti Fauziah, S.Pd., Ketua MWCNU Kecamatan Benjeng Ali Maqsudi, M.Pd., perwakilan Kepala Desa Kalipadang M. Abdullah selaku Kaur Kesejahteraan Rakyat (Kesra), anggota BPD, RT/RW, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Dusun Ploso.
Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat hingga selesai. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat. ( BLK )



