Tulungagung, memoterkini – Semangat kemanusiaan kembali disematkan, RSUD dr.Iskak Tulungagung dalam momentum Hari Palang Merah Indonesia ( PMI ), 3/9/2026. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama tidak harus selalu diwujudkan dengan sesuatu yang besar. Setetes darah yang diberikan secara ikhlas sukarela pun dapat menjadi harapan bagi mereka yang tengah berjuang mempertahankan kehidupan.
Bersama PMI Tulungagung, RSUD dr.Iskak terus mendorong masyarakat maupun lingkungan rumah sakit untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan.
Donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, karena dibalik satu kantong darah yang terkumpul terdapat sejuta harapan pasien yang membutuhkan transfusi, korban kecelakaan, ibu melahirkan yang mengalami kondisi darurat, maupun pasien dengan berbagai kebutuhan medis lainnya.
Momentum Hari Palang Merah Indonesia 2026, sekaligus menjadi seruan untuk memperkuat semangat solidaritas, kebersamaan dan kepedulian. Sebab bagi dunia kesehatan ketersediaan darah bukan hanya persoalan medis, tetapi juga menyangkut kepedulian dan partisipasi masyarakat.
RSUD dr.Iskak bersama PMI Tulungagung berkomitmen menjaga semangat tersebut, agar terus tumbuh kolaborasi antara tenaga kesehatan, pendonor, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan darah dapat terpenuhi.
Diibaratkan satu orang mungkin hanya mampu memberikan setetes darah, tetapi bagi orang lain yang membutuhkan, darah tersebut bisa menjadi kesempatan untuk kembali tersenyum dan melanjutkan kehidupan.
Di peringatan Hari Palang Merah Indonesia 2026 ini, diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tapi lebih dari itu. Dimomentum ini bisa menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan harus tetap hidup dalam tindakan nyata. Karena ketika tangan kita terulur untuk membantu sesama, sesungguhnya kita sedang menyalakan harapan untuk orang lain yang sangat membutuhkan.
SETETES DARAH HARI INI, BISA NENJADI KEHIDUPAN BAGI SESEORANG DI ESUK HARI.
( nurni kdr )


