Lamongan, Memoterkini – Pemerintah Desa Sumberagung, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan pada Selasa (28/11/23) melaksanakan ujian perangkat desa.

Ujian itu guna menjaring perangkat desa yang berkualitas untuk mengisi kekosongan jabatan kepala Dusun Padang dan Wonokerto.

Adapun peserta ujian Kepala dusun Padang, diikuti dua saudara yakni Akhmad Afandi dan Ahmad Nurhidayat.

Selanjutnya, ujian Kepala Dusun Wonokerto diikuti dua peserta yang diduga pasangan suami istri Hery Purwanto, dan Cindy Pratiwi.

Namun aneh, dikutip dari salah satu media, bahwa menurut Saikan selaku Kepala Desa Sumberagung meski ujian baru digelar hari ini.

Tapi dirinya sudah mengetahui, peserta yang bakal lulus ujian, untuk ujian seleksi Kepala Dusun Padang bakal dimenangkan Akhmad Afandi.

Kades Saikan berdalih hal itu dilakukan lantaran atas dasar pengajuan masyarakat. Jika orang itu tidak dijadikan.

“Maka nanti bakal dibuat pilihan saja dan tidak usah ujian,” cetusnya.

Kades Saikan, merasa dirinya juga sangat diuntungkan, jika Akhmad Afandi menjadi Kasun Padang.

“Ya lebih enak, karena tidak ada yang menyaingi daftar, berarti anak ini memang disenangi warga padang, luwes, cekatan,” paparnya.

Diwaktu berbeda disinggung pemenang seleksi ujian perangkat dusun Wonokerto, yang diikuti dua peserta yaitu Hery Purwanto, dan Cindy Pratiwi. Namun Kades Saikan enggan menjawab.

Meski begitu menurut sumber informasi masyarakat, untuk ujian perangkat Dusun Wonokerto, nantinya akan dimenangkan oleh Hery Purwanto.

Hingga berita ini diterbitkan pihak panitia penjaringan perangkat desa belum bisa dikonfirmasi.

Tentunya hal ini dapat disimpulkan, penjaringan perangkat desa Sumberagung penuh drama yang sudah disusun rapi oleh sutradara atau oknum yang terlibat dalam penanganan.

Yang pastinya hal itu diduga demi mencari keuntungan satu sama lain. Lantas, bisakah melahirkan perangkat desa yang mempunyai kualitas.

Terkait persoalan ini, awak media sebagai alat kontrol sosial masyarakat tentunya sangat berharap pada pihak-pihak terkait.

Baik dari Dinas, pihak kecamatan Sukodadi, maupun aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas dengan melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat dalam penjaringan. (Red)