Tuban, Memoterkini – Sungguh bejat kelakuan Kepala Desa Jatisari, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, bukannya sibuk mengevaluasi kinerjanya dalam menjalankan roda pemerintahan desa untuk lebih baik.
Namun sungguh miris sekali, justru diduga sibuk ngamar di hotel untuk menikmati apem milik SN istri orang asal Kabupaten Bojonegoro. Dan lebih memalukannya lagi, sesuai informasi yang dihimpun, perselingkuhan itu diketahui suami SN.
“Sehingga suami SN ini naik pitam lantaran tak terima apem istrinya diduga dicocol burung Pak Kades Jatisari alias “dikentu” dan kemudian menggelandang keduanya ke Polsek Kota guna mediasi,” ungkap Sumber.
Kendati demikian, Kades Jatisari Joko pitono ketika dikonfirmasi wartawan media ini melalui sambungan WhatsApp, justru ia mencatut nama Kapolsek Bancar dan hal itu diduga dilakukan guna menakuti wartawan untuk menggali informasi.
“Yang mana menurutnya sudah dihimbau Kapolsek Bancar, kalau ada orang bertamu suruh mukul kentongan,” ujarnya.
Sementara dalam kesempatan berbeda, pihak Polsek Bancar pada awak media ini menegaskan,” himbauan yang disampaikan itu ditujukan hanya untuk orang tak dikenal yang bertamu dimalam hari saja,” terang anggota Polsek Bancar.
Dalam hal ini, dapat disimpulkan, Kades Jatisari ini gusar atau takut perbuatanya yang diduga tidak pantas alias “ngacengan” akan terbongkar dan viral dalam pemberitaan.
Sehingga Kades Joko Pitono mencatut nama Polsek Bancar untuk menakuti wartawan saat konfirmasi guna pemberitaan.
Terkait persoalan tersebut, awak media ini sebagai alat kontrol sosial masyarakat, berharap pada pemerintah kabupaten Tuban khususnya Inspektorat dan juga PMD agar segera merespon pemberitaan ini dan memberikan sangsi tegas sesuai aturan yang berlaku. (Tim)


