Probolinggo, memoterkini – Demi mewujudkan hasil musyawarah Desa (Mudes), Pemerintah Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo telah melakukan pembangunan jalan lingkungan jenis aspal lapen sepanjang 500 X 3 M meter lebar dengan dana sebesar Rp.199.515.000 yang dibiayai dari Dana (DD) Tahun anggaran 2024, demikian dikatakan Kepala Desa , Saiful kepada awak Media pada Minggu (8/9/2024).
Ahmad Saifulloh Selaku kepala Desa bayeman menjelaskan. pembangunan jalan aspal lapen itu dikerjakan atas dasar musyawarah Desa dan dikerjakan secara swakelola, yakni sepanjang 500 meter dengan lebar 3 meter dengan biaya 199 juta” ungkapnya.
Menurutnya,” pembangunan jalan lapen itu dilakukan berdasarkan musyawarah Desa, dimana kampung kami ini merupakan lokasi wisata yang setiap harinya ramai dikunjungi masyarakat dari luar Desa Bayeman, dan maka pekerjaan jalan lapen itu diusulkan masyarakat agar lebih ramainya masyarakat berkunjung kekampung kami ini dan meningkatnya ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Pembangunan itu untuk mendukung aktifitas ekonomi warga, pembangunan itu sangat penting dibangun merupakan poros jalan Desa bayeman yang banyak digunakan masyarakat Desa, menjalankan aktifitas sehari-harinya,” ujar Kades Ahmad Saifulloh,
Ia menjelasnya,” pembangunan jalan yang ada di dusun Jaringan RT 08 – 11 RW 03 kini telah dilaksanakan dan itu merupakan tahap kedua dan nantinya masih banyak dusun dusun yang perlu di bangun lagi pembangunan dan peningkatan jalan setapak, sedangkan pembangunan jalan lapen itu sudah selesai dikerjakan,” terang Ahmad Saifulloh,
Pembangunan itu disambut gembira oleh warga dan kini telah terwujud, karena sudah lama masyarakat mengharapkan pembangunan poros jalan Desa dikerjakan dan baru tahun ini dapat kami realisasikan berdasarkan musyawarah desa (Mudes),” tandas Ahmad Saifulloh , yang Masih 1 priode menjabat Kades Bayeman.
Ahmad Saifulloh Selaku kepala Desa Bayeman menyampaikan , “setelah pekerjaan jalan lapen itu dikerjakan dan batu nyasar pun tidak ada lagi kerumah warga dan kini tingkat kerawanan berkenderaan sudah minim terjadi,” kata Ahmad Saifuloh,(61) kepada awak media.
Tambahnya, ” pelaksana pekerjaan itu kami masyarakat dengan mengedepankan kualitas dan kuantitas agar menghasilkan mutu jalan yang berkualitas. Nasor


