Gresik, Memoterkini – Balai Desa Kalipadang Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik, Sabtu, ( 13/12/2025 ) menjadi pusat kegiatan masyarakat dalam rangka Tasyakuran Sedekah Bumi. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan doa bersama dan dihadiri unsur Muspika Benjeng, Kepala Desa beserta perangkat, BPD, lembaga desa, para kepala dusun, pengurus RW dan RT, serta masyarakat Desa Kalipadang.
Rangkaian acara sedekah bumi digelar sejak siang hingga malam hari. Pada siang hari, masyarakat disuguhkan pagelaran wayang kulit, sedangkan pada malam harinya dilanjutkan dengan hiburan rakyat Ludruk Budhi Wijaya yang menarik antusiasme warga.
Kepala Desa Kalipadang, Candra Prasetya Suwandi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat desa, serta masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, sedekah bumi merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat dan anugerah yang telah diberikan.
“Melalui sedekah bumi ini, kami berharap masyarakat Kalipadang senantiasa hidup rukun, dijauhkan dari segala marabahaya, serta desa semakin maju dengan warga yang sehat dan sejahtera,” ujar Candra.
Sementara itu, Camat Benjeng yang diwakili oleh Kasi Trantib Kecamatan Benjeng, Usnan, mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan masyarakat Desa Kalipadang. Ia menilai sedekah bumi tidak hanya sebagai tradisi turun-temurun, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Tradisi ini mencerminkan keguyuban warga. Semoga Desa Kalipadang semakin makmur dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” kata Usnan.
Kebersamaan warga semakin terasa saat seluruh hadirin menikmati tumpeng bersama. Tumpeng yang disajikan berasal dari berbagai unsur, yakni satu tumpeng dari Kepala Desa sebagai perwakilan pemerintahan, lima tumpeng dari para kepala dusun Ploso, Kalisari, Kalimoro, Gesing, dan Kalipadang, serta 14 tumpeng dari masing-masing RT/RW.
Melalui kegiatan sedekah bumi ini, masyarakat Desa Kalipadang tidak hanya mengekspresikan rasa syukur, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan semangat kebersamaan sebagai bagian dari upaya mendukung kemajuan desa. ( BLK )


