Lamongan, Memoterkini – Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) secara resmi mendaftarkan organisasinya ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lamongan, Rabu (22/04/2026), sebagai langkah strategis memperkuat legalitas dan eksistensi di tengah masyarakat.
Pendaftaran tersebut dipimpin langsung oleh Presiden ABJI, Suliono, S.H., didampingi Wakil Presiden Sulikan, Sekretaris Jenderal Sukadi, S.H., Bendahara Umum Rohmat, S.P., serta jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ABJI.
Suliono menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen organisasi dalam menjalankan aktivitas secara sah dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menyebutkan, ABJI telah memiliki legalitas resmi berupa akta pendirian dan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
“Dengan dasar hukum yang kami miliki, pendaftaran ke Kesbangpol ini menjadi bagian dari upaya memastikan keberadaan ABJI diakui secara administratif dan kelembagaan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa dokumen legalitas tersebut menjadi bukti sah kepengurusan organisasi. Karena itu, pihaknya tidak akan mentoleransi penggunaan nama ABJI oleh pihak yang tidak tercantum dalam struktur resmi.
“Apabila terdapat oknum yang mengatasnamakan ABJI tanpa dasar hukum yang jelas, kami akan menempuh jalur hukum,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Presiden ABJI, Sulikan, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya hadir sebagai wadah kolaboratif bagi berbagai elemen, khususnya lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan media.
“ABJI adalah rumah besar bagi LSM dan media untuk tumbuh dan bergerak bersama dalam satu visi,” jelasnya.
Sekretaris Jenderal ABJI, Sukadi, S.H., menambahkan bahwa pendaftaran ke Kesbangpol juga menjadi bagian dari komitmen dalam membangun tata kelola organisasi yang tertib administrasi dan transparan.
“Kami ingin memastikan seluruh aktivitas organisasi berjalan sesuai aturan, dengan sistem administrasi yang jelas dan akuntabel,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penguatan internal akan terus dilakukan melalui konsolidasi kepengurusan di berbagai daerah guna meningkatkan soliditas organisasi.
Di sisi lain, Bendahara Umum ABJI, Rohmat, S.P., menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan profesional sebagai upaya menjaga kepercayaan publik.
“Kami berkomitmen mengelola keuangan secara terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Dengan legalitas yang semakin kuat, ABJI optimistis dapat menjalankan berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat serta memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai pihak.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pengurus DPP ABJI juga menggelar rapat luar biasa di kantor aliansi sebelumnya yang pernah dipimpin Miftah Zaeni, S.Pd., dan kini bernama Aliansi Garda Alam Nusantara.
Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan strategis, yakni kedua organisasi akan menggunakan kantor bersama yang beralamat di Jalan Soewoko Nomor 59, Lamongan. Selain itu, aset bersama berupa dua unit kendaraan juga disepakati untuk dibagi secara proporsional.
Melalui kesepakatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antarorganisasi dalam menjalankan program sosial dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.


