Kediri – Desa Papar Kabupaten Kediri mencuri perhatian publik sebagai salah satu desa dengan potensi pertanian dan peternakan paling menjanjikan di Kabupaten Kediri.
Dengan mengembangkan budidaya padi non hibrida dan peternakan kambing perah, yang digadang – gadang menjadi desa primadona yang mampu menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Secara simbolis acara peresmian Ikon Tematik Program Desa Berdaya diselenggarakan, pada Kamis (4/12).
Bertempat di Gedung Serbaguna Desa Papar, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Dihadiri oleh ratusan tamu undangan.
Program pengembangan tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah desa, kelompok tani, serta dukungan dari dinas terkait.
Padi non hibrida dipilih karena memiliki keunggulan berupa kualitas beras yang lebih pulen, biaya produksi lebih rendah, serta ditanam kembali tanpa harus membeli benih baru. Keunggulan ini membuat para petani semakin antusias untuk beralih ke varietas lokal unggulan.
“Kami ingin mengembalikan kejayaan padi lokal yang secara kualitas tidak kalah dengan varietas hibrida. Selain itu juga bisa menekan biaya produksi petani, ‘ terang Kepala Desa Papar, yang akrab disapa Mas Joko.
Tidak hanya sektor pertanian, Desa Papat juga mulai dikenal dengan pengembangan kambing perah yang memiliki nilai ekonomi tinggi, susu kambing perah ini menjadi komoditas yang banyak diminati pasar karena manfaat kesehatannya. Bahkan beberapa kelompok peternak di Desa Papar telah mampu memproduksi olahan susu kambing, seperti yoghurt dan sabun herbal.
Kepala Desa Papar mengharapkan bahwa adanya budidaya kambing perah ini akan sangat prospektif.
” Perawatan cukup mudah, hasil stabil, dan permintaan pasar terus meningkat, akan membuka peluang pendapatan baru bagi warga,” sambung Mas Joko.
Melalui dua sektor unggulan ini, Desa Papar tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Pemerintah desa berencana terus mendorong pelatihan , inovasi dan akses pemasaran agar desa semakin siap bersaing, dan sebagai pusat percontohan pertanian dan peternakan modern.
Dengan berbagai capaian tersebut, Desa Papar layak disebut sebagai desa primadona yang mampu memadukan kearifan lokal dengan inovasi pertanian dan peternakan masa kini.
( nurni kdr )

