Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Sosial Lampung Selatan, terus gencar menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak banjir akibat Intisitas hujan tinggi disertai angin kencang.
Dua hari berturut-turut sejak tanggal 01 hingga 02 Januari, Lampung Selatan diguyur hujan tak tanggung tanggung lamanya hingga dibeberapa titik setiap Kecamatan di Lampung Selatan dilanda banjir.
Kali ini, usai menyalurkan bantuan di Kecamatan Sragi, Dinsos Lampung Selatan menyalurkan kembali bantuan kepada warga dusun PKS, Desa Penengahan, Kecamatan Penengahan.
Kabid Penanganan Bencana, Siswanto, S.S., M.Si menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan kepada beberapa warga rumah yang terdampak banjir, bantuan yang diberikan berupa logistik.
”Sesuai arahan Bupati Lampung Selatan, Bapak Radityo Egi Pratama, Pemerintah Lampung Selatan harus sigap untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah seperti banjir dan lainnya. Untuk itu kami tak mengenal lelah, terus melakukan sesuai harapan Bupati agar tetap peduli dengan warga terlebih khususnya warga Lampung Selatan,”jelasnya pada hari Sabtu 03 Januari 2025, siang hari.
”Bantuan kami salurkan secara langsung kepada warga penerima seperti salah satunya bapak Hamzah dan bapak Idris ya h rumahnya terendam air dan lumpur,”tambah Siswanto
Sebelumnya, banjir yang melanda beberapa rumah warga dusun PKS, Desa Penengahan, Kecamatan Penengahan bukan pertama kali, tetapi sudah sering kali terjadi, pengakuan warga setempat.
”Setiap hujan deras, pasti banjir. Sepertinya penyebab dari banjir ini bangunan Box Calvert/Under Pass dan saluran drainase air yang tidak dapat menampung debit air di KM 10 BK jalan Tol Bakauheni – Terbangi Besar yang kebetulan tepatnya di dusun kami ini,”ungkap salah satu warga setempat yang enggan di publikasikan namanya.
Masih kata warga setempat, keadaan banjir ini berulang kali, semenjak adanya pembangunan Tol ini dari tahun 2017 hingga sekarang. Upaya ada pertemuan kepada pihak pengelola Tol sudah berapa kali dilakukan tapi belum ada titik temu kesepakatan, semoga Pemerintah Daerah segera bisa mengatasinya agar disaat hujan Intensitas tinggi tempat kami tidak mengalami kebanjiran lagi,”pungkasnya

