TUBAN,Memoterkini.com- Rabu 14/06/23, Pagi hari sekitar pukul 4.30 sebuah mobil truk dengan Nopol K 1575 MN yang dikendarai Sulkan 40 tahun warga Dusun Krajan, Desa Sembung Kecamatan Parengan tabrak rumah warga dijalan raya Parengan – Bojonegoro tepatnya di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.
Pagi itu setelah azan subuh terdengar suara tabrakan yang membuat warga sekitar keget dan berhamburan keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi, dan wargapun menyaksikan rumah milik warga bernama Suprapto hancur ditabrak mobil truk, dan yang membuat warga histeris karena seorang nenek yang berusia kurang lebih 61 tahun bernama Darwiti terlihat sudah bersimbah darah dengan luka mengangah dikaki dan kepala akibat keseruduk truk.
Ditengah situasi warga yang panik dan bingung, kami awak media yang kebetulan ada dilokasi segera menghubungi Polsek setempat untuk meminta pertolongan dan melaporkan kejadian, yang jarak antara Polsek dan tempat kejadian kurang lebih 1km, berselang 10 menit Dua anggota Polsek Parengan datang dengan menggunakan mobil patroli, melihat korban yang terlihat parah dengan tanggap anggota Polsek segera melarikan korban kerumah sakit umum Bojonegoro dengan menggunakan mobil patrolinya guna mendapatkan perawatan, dan sekitar pukul 6 pagi mobil truk dievakuasi dan diamankan dipolsek Parengan polres Tuban.

Kini keluarga korban harus kebingungan dengan masalah biaya rumah sakit yang begitu mahal, Suprapto pemilik rumah mengatakan,” saya ini bingung dan susah mas menghadapi situasi saat ini, biaya rumah sakit sangat mahal apalagi korban harus dioperasi dua kali, operasi pertama bagian kaki sudah selesai dan harus operasi lagi bagian pinggang yang diperkirakan menghabiskan biaya 70-80 juta kata petugas rumah sakit,” terang suprapto.
Masih Suprapto kami ini orang lagi susah ditambah lagi musibah seperti ini, terus saya ini harus bagaimana disatu sisi korban harus operasi lagi tapi biaya dari mana bingung saya mas,” ucap Suprapto.
Ketika awak media konfirmasi ke Kapolsek parengan AKP Gunadi via whatshap mengatakan terkait kecelakaan yg terjadi Rabu pagi prosesnya sudah ditangani satlantas polres Tuban, dan adapun penyebab kecelakaan diduga sopir truk ngantuk dan lalai dan untuk lebih lanjut silahkan dikonfirmasi kesatlantas polres aja,” ungkap Kapolsek parengan AKP Gunadi.
Dari keterangan salah satu warga yang kebetulan saat itu berada didekat lokasi kejadian dan kebetulan lihat detik-detik kejadian mengatakan kalau mobil truk dari arah selatan terlihat sliut-sliut dan akhirnya nabrak rumah mas Prapto, kayaknya sopirnya ngantuk,” Ungkapnya. (Mt)



