Lampung Selatan – Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan melakukan Evakuasi pencarian seorang remaja yang dinyatakan hilang di Wisata Air Terjun 9 Putri, Desa Canti. Pada hari Kamis, 25 Juni 2026.
Korban diketahui bernama Muhammad Rohmarulloh (17) Warga Desa Waymuli Induk Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan.
Berawal tim Damkarmat Lampung Selatan menerima laporan sekitar pukul 19.30 wib bahwa adanya orang hilang di wilayah wisata air terjun 9 putri.
Tak menunggu lama. Lalu, tim Damkarmat Lampung Selatan di pimpin langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, SE.,MM berangkat menuju lokasi.
”Begitu ada laporan masuk, kami langsung terjun dan sampai dilokasi sekitar pukul 20.05 wib,”katanya
Berlanjut Rully mengatakan, pihaknya mengerahkan enam personel beserta meyiapkan alat perlengkapan, tiba lokasi tim langsung melakukan penyisiran, setelah beberapa jam, Alhamdulillah akhirnya korban ditemukan dalam keadaan selamat,”ujarnya
Rully Juga menghimbau kepada wisata alam, khususnya seperti wisata air terjun atau sejenis lainnya agar memperhatikan cuaca, kalau bisa jangan sampai terpisah antara teman lainnya. Dan untuk pengelolaan juga harus melakukan penjagaan ketat, harus dilakukan pengawasan ke setiap pengunjung yang sedang berwisata di Air Terjun 9 Putri ini. Segera melaporkan ke petugas bila terjadi kondisi yang darurat,”himbaunya
Kronologis Kejadian keterangan dari rekan rekannya korban :
Muhammad Rohmarulloh (17) bersama tiga rekannya yang bernama Ai Atri (25) Supriati (22) dan Alvin (17) berangkat dari rumah menuju wisata air terjun 9 putri sekitar jam 11.00 wib dan sampai ke tujuan jam 12.00 wib ke air terjun ke empat hanya mencuci kaki dan tangan setelah itu berlanjut menuju air terjun ke lima dan tak lama kemudian ingin kembali lagi menuju air terjun ke empat, Muhammad Rohmarulloh tiba tiba lari sendiri tanpa sebab, lalu dikejar oleh Alvin karena situasi tidak kekejar, Alvin hanya melihat sepasang sendal milik korban lalu Alvin berteriak memanggilnya tanpa ada jawaban, tak lama kemudian sampainya di air terjun ke empat, rekan – rekan melaporkan Muhammad Rohmarulloh bahwa telah hilang.
(Edo Memo)

