LAMPUNG SELATAN | MemoTerkini.com – Memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Selatan pada tanggal 14 November 2023, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan bekerjasama dengan Dewan Kesenian Lampung Selatan (DKLS) menggelar seni tari Bedana secara masal yang diikuti oleh 1000 peserta dari tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Selatan. Kamis (16/11/2023).
Sebelum dilaksanakan Tari Bedana secara masal, peserta menempati posisi yang sudah ditentukan. Dan dibuka secara resmi oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto yang bertempat di Lapangan Lampung Selatan Expo, Kelurahan Wai Lubuk, Kecamatan Kalianda.
Kemudian dilanjutkan sambutan oleh Bupati H. Nanang Ermanto dalam sambutannya juga mengatakan,”saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata, dan juga kepada DKLS sebagai organisasi seni budaya Lampung Selatan, para pelatih tari, pada guru-guru seni tari disekolah-sekolah, pada para seniman tari, para penggiat seni budaya, dan khususnya pada masyarakat Lampung Selatan yang telah menjaga Tari Bedana ini menjadi warisan budaya daerah kita,” katanya.

H. Nanang Ermanto juga menjelaskan,”Tari Bedana ini adalah Tari Tradisional milik masyarakat Lampung. Tari Bedana memiliki filosofi dan makna yang sangat luar biasa, yang menggambarkan tata kehidupan dan budaya masyarakat Lampung yang ramah dan juga terbuka. Tari bedana ini menyimbolkan persahabatan dan pergaulan dalam masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, saat diwawancarai oleh tim IWO Indonesia Lamsel. Kepala Disdik Kabupaten Lampung Selatan, Asep Jamhur, SE.,MM mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan bagi anak didik kami mengenal seni budaya yang berada di Indonesia khususnya Kabupaten Lampung Selatan
“Kegiatan ini bertujuan dapat mengenalkan kepada anak didik lebih mengenal budaya yang khususnya Kabupaten Lampung Selatan dan pada umumnya Indonesia” beber Asep
Kepala Dinas Pendidikan juga menghimbau kepada sekolah – sekolah yang berada di Kabupaten Lampung Selatan.
“Untuk kedepannya untuk semua sekolah wajib, didalam suatu pendidikan memiliki tim penari dari jenjang Paud, SD dan SMP yang berada di Lampung Selatan. Sehingga disaat adanya event seperti ini kita memiliki anak-anak yang bertalenta dalam kesenian menari, dalam rangka untuk mewujudkan bahwa Lampung Selatan ini mempunyai budaya yang harus dilestarikan,” himbaunya.
Asep jamhur berharap, semua tenaga pendidik dan semua siswa. Memiliki atau memahami seni budaya dikarenakan sebagai wujud melestarikan seni di Indonesia khususnya Lampung Selatan,”pungkasnya. (tim iwoi Lamsel/HPW)

