Pasuruan, memoterkini – Peningkatan jalan ruas Desa Wonosari, Kecamatan Wonorjo, Kabupaten Pasuruan, yang dilakukan oleh CV THREE HAQ , KONSULTAN PENGAWAS, CV YUSAKA TEHNIKA, dengan nomor kontrak 00,3,2/230,PA,011/DAU/103/.2026, tanggal, 08 juni 2026 Nilai kontrak Rp 358,795,500,00 menuai kritik dari warga setempat. Proyek yang seharusnya meningkatkan kualitas infrastruktur di daerah tersebut, justru disayangkan karena hasilnya dinilai tidak sesuai dengan harapan.

Proyek peningkatan jalan ini menelan anggaran Begitu Besar, namun dalam waktu yang relatif singkat setelah penyelesaiannya, sejumlah peoyek dilokasi mulai tampak di beberapa bagian jalan. Berdasarkan pantauan warga, LSM dan media, lebar Cor yang bervariasi sangat mencen hanya sebagian ada yang Dua puluh senti meter, menjadi salah satu penyebab utama tersebut. Di beberapa titik, ketebalan Cor maupun lebar menceng kurang ber pareasi, bahkan diantara hanya mencapai 20 cm, Lebar, tinggi hanya sebagian 10, Cm, jauh dari standar yang seharusnya.”Pekerjaan ini benar-benar mengecewakan. jalan banyak titik. Ketebalan cor yang tidak merata dan sangat tipis di beberapa tempat menjadi penyebab utamanya. Kami sangat menyayangkan, dengan anggaran sebesar itu, hasilnya tidak maksimal,” ujar warga. Yang enggan disebut namanya,

Pekerjaan peningkatan jalan ini dilakukan dengan metode HOtmik, juga pelebaran,namun warga menilai bahwa pelaksanaannya terkesan asal-asalan dan tidak memperhatikan kualitas. “Seharusnya, dengan anggaran yang besar, kontraktor bisa memberikan hasil yang lebih baik dan bertahan lama. “Namun, kenyataannya, jalan ini seolah dikerjakan dengan tergesa-gesa dan tanpa pengawasan yang memadai,” tambah warga tersebut.

Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa kualitas pembangunan infrastruktur di daerah ini tidak akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, mengingat cepatnya jalan tersebut, Warga berharap pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti masalah ini, termasuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek serta menuntut perbaikan yang layak sesuai dengan anggaran yang telah dikeluarkan.

“Pemerintah Kabupaten Pasuruan,diharapkan dapat turun tangan untuk mengawasi dan memastikan bahwa proyek-proyek pembangunan yang dilakukan di daerahnya benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga dana yang telah dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, “ungkap masyarakat setempat. (Tim)”