Lampung Selatan – Kebaikan memang bisa datang dari bermacam-macam orang, tipe orang maupun berbagai pekerjaan, termasuk Polisi, seperti yang di lakukan oleh Aipda Deni Meydistira anggota Satlantas Polres Lampung Selatan, yang di dapati mencium tangan seorang ibu-ibu pada saat menggelar program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Sabtu (6 September 2025)

‎Belakangan ini, ulah para oknum kepolisian memang semakin disorot. Bukan hanya soal kinerja mereka ketika bertugas di lapangan, namun berbagai kegiatan yang mereka lakukan juga menuai perhatian publik. Namun, sebuah sorotan yang baru-baru ini beredar di linimasa akan mengubah pandangan kita bahwa tak semua polisi selalu membuat kita kesal.

‎Sebuah foto yang memperlihatkan aksi polisi di Lampung Selatan  yang dengan kebesaran hatinya mencium tangan seorang ibu-ibu yang di jumpai saat menggelar SPHP.

‎Saat di temui Aipda Deni Meydistira mengatakan bahwa benar aksi yang iya lakukan, karena ia ingin memperbaiki citra Polisi di tengah-tengah masyarakat, bahwa tidak semua Polisi itu berkelakuan yang tidak baik itu hanya oknum saja, masih banyak Polisi yang bisa menghormati orang tua serta menjadi sahabat bagi masyarakat.

‎Sosok anggota satlantas polres Lampung Selatan Aipda Deni, dimana terlihat secara nyata kedekatannya terhadap masyarakat pada saat menjalankan tugas.
Anggota DPRD Lamsel, ADS : Aipda Deni Meydistira Mengingatkan Kita, Dibalik Seragam dan Pangkat, Ada Jiwa Yang Tulus Untuk Mengabdi Serta Nilai Kemanusiaan

‎Kali ini,  Aksi Aipda Deni Meydistira mendapatkan Apresiasi dari salah satu Anggota Komisi IV DPRD Lampung Selatan, Fraksi Partai Keadilan Kesejahteraan (PKS) Aceng Dede Suhendar.

‎Sikap Humanis Aipda Deni Meydistira yang ditunjukkan saat menjalankan tugas sontak mencium tangan seorang ibu lansia, memberikan hal yang positif dan sebagai bentuk simpati terhadap orang tua ataupun masyarakat

‎”Sungguh luar biasa dan jarang sekali kita temui. Dalam sebuah momen bertugas menggelar SPHP, Aipda Deni Meydistira, anggota Satlantas Polres Lampung Selatan, memperlihatkan keteladanan yang menyentuh hati. Dengan penuh hormat, beliau mencium tangan seorang ibu-ibu dari masyarakat.

‎Gestur sederhana ini menyimpan makna mendalam: bahwa polisi bukan hanya aparat penegak aturan, tetapi juga pelayan dan sahabat rakyat. Ada kerendahan hati, penghormatan, serta pesan kuat bahwa pengabdian sejati lahir dari doa dan restu masyarakat yang dilayani.

‎Aipda Deni Meydistira mengingatkan kita semua, bahwa di balik seragam dan pangkat, ada jiwa yang tulus untuk mengabdi, serta nilai kemanusiaan yang harus selalu dijunjung tinggi,”ungkap ADS Anggota Komisi IV DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PKS itu