Lampung Selatan – Kemeriahan Lampung Selatan Fest tahun 2025 menuai pujian masyarakat Lampung Selatan. Dimana tahun tahun sebelumnya belum pernah semeriah di tahun ini.
Acara Lampung Selatan Fest digelar 3 hari berturut turut sejak tanggal 14 November hingga 16 November 2025.
Sejak malam pembukaan acara, Lampung Selatan Fest yang dipusatkan di lapangan Korpri Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Di malam – malam memperingati HUT Lampung Selatan ke-69 membuat suasana semakin berubah, terlihat lampu berkelap kelip memancar dari panggung utama, sorak-sorai pecah dari ribuan warga yang memadati Lapangan Korpri Kalianda.
Suasana makin semarak ketika para guest star dan artis – artis ibu kota mengguncang panggung yang membuat ribuan penonton terpesona, bersorak ria sambil menikmati dentuman musik yang berbeda beda.
Dibalik itu semua, ada hal yang terjadi kejanggalan sejak malam kedua hingga dimalam penutupan Lampung Selatan Fest 2025.
Selain hebohnya acara kembali dihebohkan pula, diduga Drone bernilai puluhan juta milik Kominfo Lampung Selatan hancur dan patah akibat dari siraman air yang begitu kencang dari petugas Damkarmat Lampung Selatan.
Sesuai Vidio yang beredar, petugas Damkarmat Lampung Selatan dan petugas drone Kominfo saling berbicara terkait masalah drone yang rusak diduga kena Semprotan air dari pihak Damkarmat Lampung Selatan.
”Ya ini patah emang, terus suara lain juga berkata “damkar itu emang kadang kadang, terus dijawab juga dengan salah satu suara yang tak asing dari pihak Damkar, dirinya menjawab nabrak juga kayaknya,”singkat suara dalam vidio itu.
Sepertinya petugas Damkarmat yang dipimpin oleh orang ternama di tubuh pemerintahan dinas Damkarmat itu ada kelalaian saat penyemprotan air ke arah ribuan pengunjung, hingga drone atau nirawak (UAV) milik Kominfo Lampung Selatan sedang melakukan tugas fotografi udara bertujuan untuk melakukan misi di area yang sulit dijangkau oleh manusia yang memerlukan efisiensi waktu dan tenaga itu menghasilkan sia sia.
Hal itu menuai sorotan dibeberapa kalangan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Pada hari Minggu 16 November 2025
Salah satunya yang komplain tertuju ke Damkarmat Lampung Selatan masalah kelalaian itu terjadi.
Salah satu pesan dari tim FOH (Front Of House) di area kerja tim teknis pada saat acara konser di malam Lampung Selatan Fest itu meminta disampaikan ke petugas Damkarmat Lampung Selatan biar tidak lalai dan bar baran saat siramkan air ke para penonton atau pengunjung.
Isi dalam pesan itu melalui salah satu orang dinas di Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, “Izin bang dari FOH kalau nyemprot air ke penonton jangan pake semburan besar takut penonton saling dorong dan harus memberi aba – aba dulu biar Drone gak kena,”tulis pesan itu tertuju ke petugas Damkarmat Lampung Selatan yang kebetulan pada saat itu bukan dirinya yang sebagai operator penyemprotan.
Saat media ini mencari kebenaranya tentang adanya drone milik dinas Kominfo rusak yang diduga terkena semprotan air dari petugas Damkarmat Lampung Selatan. Media ini mencoba hubungi Kabid Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah, SE.,MM, dirinya membenarkan adanya kejadian itu tapi dia tidak mengetahui pasti kronologisnya karena kebetulan dirinya mengaku padaa saat itu bukan dirinya sebagai operator penyemprotan disaat acara berlangsung melainkan Sekdin Damkarmat Lampung Selatan.
Sementara untuk Diskominfo Lampung Selatan, media ini belum terhubung untuk mengetahui adanya drone yang bernilai puluhan juta milik dinas tersebut rusak hingga hancur diduga terkena semprotan air dari tim Damkarmat Lampung Selatan.
Tim

