Lampung Selatan – BPBD Lampung Selatan berhasil membentuk tim Desa Tangguh Bencana (Destana) di 6 Desa berbeda Kecamatan.

‎Desa Tangguh Bencana (Destana) yang resmi di bentuk yakni, Desa Kotaguring, Tanjung Gading (Kecamatan Rajabasa), Desa Baru Ranji, Desa Tanjung Baru (Kecamatan Merbau Mataram), Desa Haji Mena dan Sidosari (Kecamatan Natar).

‎Kegiatan itu berlangsung selama tiga hari berturut-turut di masing masing desa dari tanggal 17 November hingga 19  November 2025.

‎Mewakili Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, PLT.Kabid Kedaruratan dan Logistik, Nurma Suri, SE mengatakan kegiatan pembentukan Destana di 6 Desa berbeda Kecamatan sudah dibentuk secara resmi dan berjalan dengan lancar.

‎”Alhamdulillah kegiatan kita selama tiga hari pembentukan Destana (Desa Tangguh Bencana) lancar tanpa hambatan, Program ini melibatkan dari perangkat desa hingga BPD, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan tokoh agama di masing masing desa,”ungkap Nurma Suri, SE

Langkah Nyata, BPBD Lamsel Secara Resmi Bentuk 6 Destana di Lampung Selatan Tahun 2025

‎Hal yang sama dikatakan Kabid Pencegahan dan Kedaruratan, Erwan Fatriansyah, SE juga menyampaikan, 6 Desa meliputi Kecamatan Merbau Mataram, Natar dan Rajabasa, Resmi dibentuk. Sesuai dengan tugas BPBD dan perannya : Fasilitasi Pembentukan, Sosialisasi dan edukasi, Pelatihan dan Simulasi, penyediaan dukungan teknis dan sumber daya, monitoring dan pembinaan, Koordinasi dengan pemangku kepentingan, Penyusunan peta rawan bencana,” kata Erwan Fatriansyah, SE Kabid Pencegahan dan Kedaruratan BPBD Lampung Selatan

Langkah Nyata, BPBD Lamsel Secara Resmi Bentuk 6 Destana di Lampung Selatan Tahun 2025
‎Selanjutnya, pelatihan dibuka secara langsung Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi Ismail, SH.

‎Program itu didukung oleh masing masing masing Kepala Desa, Babinsa dan  Babinkamtibmas yang diikuti puluhan peserta yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

‎Materi Hari Pertama

‎Pada hari pertama, tim fasilitator menyampaikan beberapa materi dasar dan teknis, yaitu:

‎Kajian Risiko Bencana

‎Sistem Peringatan Dini

‎Rencana Evakuasi

‎Pengenalan Peta

‎Materi tersebut bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada peserta tentang identifikasi ancaman, pengorganisasian masyarakat, dan perencanaan kesiapsiagaan.

‎Praktik Lapangan Hari Kedua

‎Hari kedua diisi dengan kegiatan praktik lapangan. Peserta dilatih untuk membuat beberapa peta penting, meliputi:

‎Peta Desa Masing Masing Desa

‎Peta Ancaman

‎Peta Risiko

‎Peta Jalur Evakuasi

‎Setiap kelompok kemudian mempresentasikan hasil peta yang telah disusun. Berdasarkan kajian lapangan, teridentifikasi seperti Banjir karena luapan air, Gelombang Tinggi dan Tanah longsor merupakan ancaman utama yang kerap terjadi di wilayah di Masing Masing Desa

‎Pengukuhan Desa Tangguh Bencana

‎Sebagai penutup rangkaian kegiatan, BPBD Kabupaten Lampung Selatan menyerahkan Surat Keputusan (SK) sekaligus mengukuhkan masing – masing Desa Tangguh Bencana. Pengukuhan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi potensi bencana.

‎Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Lampung Selatan berharap masyarakat di masing masing Destana semakin siap dan sigap dalam menghadapi kondisi darurat, serta mampu mengurangi risiko bencana melalui upaya mitigasi dan kesiapsiagaan yang berkelanjutan.

Red