Bakauheni, Lampung – Memasuki hari kedua, tim pencarian gabungan terus berupaya menemukan penumpang yang dilaporkan lompat dari kapal motor penumpang (KMP) Dorothy. insiden terjadi pada pukul 11.15 Wib, hari Jum’at 05 Desember 2025.
Tim Gabungan terdiri dari Pos SAR Bakauheni, Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Selatan, TNI Al Pos Kalianda, terus pokus operasi pencarian dari tempat kejadian tak jauh dari Pulau Sangiang terus menyisir ke daerah pulau terpencil lainnya terletak diantara (Selat Sunda). Pada hari Sabtu 06 Desember 2025.
Sesuai yang dikatakan Rezi selaku kepala Pos SAR Bakauheni Lampung Selatan, pencarian Intensif dilakukan dengan menyisir alur pelayaran Bakauheni – Merak,”singkatnya
Mengingat selat sunda ataupun sebagian laut di sekitarnya dikenal sebagai wilayah memiliki arus kuat, dimana untuk cuaca yang kebetulan ekstrem yang sering berubah ubah sehingga menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian.

”Kami berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban (Dimas) warga Desa Lagan Ulu, Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Kondisi perairan memang cukup menantang, namun kami tetap optimis,”ujar Rezi saat dikonfirmasi media Memoterkini.com
Selain penyisiran di permukaan laut, tim SAR juga berkordinasi dengan Pos SAR Merak Banten dan nelayan setempat untuk membantu memberikan informasi jika menemukan tanda tanda atau petunjuk terkait keberadaan korban (Dimas). Imbauan juga disampaikan kapal kapal yang melintas di Selat Sunda untuk serta memantau dan melaporkan jika melihat sesuatu yang mencurigakan.
Hingga saat ini, Tim SAR belum menemukan petunjuk Signifikan. Namun, operasi pencarian akan terus dilakukan dengan harapan korban yang bernama Dimas dapat segera ditemukan.
Mengenai pihak keluarga korban juga terus mendapatkan dukungan dan informasi terkini dari pihak berwenang.
Reporter : Iwn
