Lampung Selatan – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, ratusan warga Desa Padan tumpah ruah ke jalanan menggelar pawai keliling akbar,pada hari Minggu (6/9/2026).
Dalam acara tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW”
Terpantau, acara konvoi meriah atau pawai diikuti oleh iring-iringan 22 mobil hias yang menampilkan berbagai bentuk unik mulai dari replika gajah, pesawat, hingga kumbang telur yang dipenuhi perabotan rumah tangga untuk dibagikan kepada warga.
Meski diterpa badai abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, antusiasme masyarakat sama sekali tidak surut.
Seluruh peserta pawai tetap disiplin mengenakan masker demi keselamatan selama rute perjalanan berlangsung, mulai dari Masjid Desa Padan hingga melintasi Jalan WTC Desa Taman Baru, Desa Pasuruan, perempatan strategis, Jalan Desa Rawi, lalu kembali ke titik akhir di Masjid Desa Padan. Sebanyak 18 desa turut diundang untuk meramaikan perhelatan akbar itu
Hadir dalam acara yakni, Hermawan, Camat Penengahan diwakili oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Penengahan Sohari, Pj Kepala Desa Padan, Mastikoh,SE, pimpinan Ponpes Alpadani, Ustadz Muroni serta tokoh masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Penengahan.
Dalam sambutan, Sekcam Penengahan Sohari mengapresiasi kekompakan warga sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan lewat program bupati “Desa Helau”. Ia juga memberikan peringatan tegas kepada masyarakat di tengah situasi bencana alam saat ini.
“Kami menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak beraktivitas ke pantai lebih dulu, mengingat saat ini sedang marak paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau,” tegas Sohari di hadapan peserta.
Sementara itu, Sekretaris Desa Padan, Khoirunsyah, mengungkapkan rasa takjubnya atas tingginya partisipasi serta gotong royong swadaya masyarakat dari berbagai kelompok.
“Dana kegiatan ini tidak hanya bersumber dari dana desa, tetapi murni dibantu dari swadaya masyarakat yang luar biasa solid. Kami juga berterima kasih kepada jajaran Polsek Penengahan atas pengawalan ketat sehingga pawai berjalan aman dan tertib. Harapan kami, tradisi positif ini terus berlanjut di hari besar Islam lainnya,” ujar Khoirunsyah saat ditemui usai acara.
(Edo Memo)

