SURABAYA, Memoterkini.com 6 Oktober 2026 — Aksi demonstrasi jilid 2 kembali dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait persoalan dugaan pemalsuan sepatu merek HIQUA. Dalam aksi tersebut,

Andika Setiawan menyampaikan sejumlah unek-unek sekaligus harapan kepada pihak Polda Jawa Timur agar persoalan tersebut mendapatkan kejelasan.

Andika Setiawan yang menyampaikan diri sebagai korban berharap persoalan yang sebelumnya telah disampaikan dapat kembali mendapat tanggapan dari pihak Polda.

Menurut Andika, pihaknya membutuhkan kepastian mengenai perkembangan penanganan persoalan tersebut. Ia meminta agar Polda dapat mengambil keputusan serta memberikan kebijakan yang jelas terhadap tuntutan yang telah disampaikan.

“Kami berharap pihak Polda dapat segera mengambil keputusan dan memberikan kebijakan. Kami juga berharap apa yang menjadi tuntutan dapat segera ditindaklanjuti dan disampaikan secara jelas kepada pihak terkait,” ujar Andika.

Ia menegaskan, aksi jilid 2 tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi agar persoalan dugaan pemalsuan sepatu HIQUA tidak berhenti tanpa kejelasan.

Andika berharap pihak Polda dapat memberikan respons terhadap tuntutan yang disampaikan serta menjelaskan langkah penanganan perkara tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami akan terus memantau perkembangan penanganan persoalan ini. Harapan kami ada kejelasan dan kepastian dari pihak Polda,” tambahnya.
Andika juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengikuti proses perkembangan persoalan tersebut dan menunggu tindak lanjut dari pihak berwenang.

(Rohkim)