Gresik : Memoterkini.com
Maraknya pertambangan di Provinsi di duga banyak atensi ke beberapa APH, Awak mencoba mendatangi beberapa tambang di kecamatan Cerme kabupaten Gresik (08/23)

Awak mencoba menggali informasi ke salah satu tambang/ Galian C di daerah Wedani Kecamatan Cerme kabupaten Gresik provinsi galian C yang menggunakan Exsafator milik salah satu pengusaha pertambangan terbesar di Gresik,

Awak . Mencoba menanyakan ke pekerja tentang ijin Pertambangan Atau Galian C Milik Abah Saroni ternyata belum memiliki ijin,

Pada saat awak mencoba menanyakan beberapa ijin atau surat yang di bawa pihak pekerja mengungkapkan ” saya gak tau apa apa mas ini punya bos ungkap Pekerja Galian C,

Padahal jelas Usaha pertambangan Galian C harus memiliki ijin, karna usaha pertambangan bahan galian C adalah usaha pertambangan bahan galian C yang meliputi Unsur Pertambangan Eksploitasi, pengelolaan dan pemurnian yang dalam usaha penambangan nya harus ada izin sesuai dengan peraturan daerah Perda Nomor 13 tahun 2003 tentang ijin usaha pertambangan daerah,

Berdasarkan Perpres no 55 Tahun 2022 tentang pendelegasian pemberian izin berusaha di bidang pertambangan mineral dan batubara ( Minerba ) dengan kebijakan tersebut, maka daerah dalam hal ini pemerintah provinsi kembali memiliki kewenangan untuk menerbitkan izin usaha pertambangan , setelah sebelumnya kewenangan tersebut ditarik ke pemerintah pusat lewat revisi UU Minerba atau UU No.3 Tahun 2020 Tentang Perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 Tentang pertambangan minerba,

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kami berharap Kapolda Jatim mendata ulang para pelaku tambang yang tidak memiliki ijin serta menindak tegas pelakunya ,
( Red)