Katibung – Kabar duka menyelimuti Desa Trans Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, salah satu warganya dikabarkan meninggal dunia saat menjalani aktivitas pertambangan batu CV. SBN (Sumber Batu Niaga) di dusun Purwadadi Umbul Asam, desa Pardasuka.
Menurut informasi masuk di meja redaksi Media Memoterkini.com, seorang operator alat Excavator di tambang batu SBN sedang beraktifitas pada Senin tanggal 15 September 2025, hingga malam hari.
Insiden yang tak diduga menghampiri pekerja sebagai operator alat Excavator itu, sekitar pukul 20.00 Wib, terjadi tanah longsor menimpa Excavator dan mengakibatkan operator ikut tertimbun dan berakhir meninggal dunia.
Kepala Desa Trans Tanjungan, Alwi Amir membenarkan kabar insiden tanah longsor menimpa warganya bernama Mufid Budi Sopian (21) yang terjadi di lokasi penambangan batu di dusun Purwodadi Umbul Asam Desa Pardasuka tersebut.
”Iya benar ada warga kita menjadi korban tanah longsor pada saat beraktivitas di tambang batu pada hari senin malam sekitar pukul 20.00 Wib,”ucap Alwi Kepala Desa Trans Tanjungan itu saat di konfirmasi media ini.
Tim media ini mencoba mengkonfirmasi pihak pemilik tambang di lokasi, sesampai lokasi bertemu dengan salah satu scurity tambang batu tersebut.
Salah satu Scurity saat menjaga di lokasi pertambangan belum bisa memperkenankan media menuju lokasi TKP beralasan bahwa pemilik tambang belum memberi izin terkecuali sudah di oleh TKP pihak kepolisian.
”Nanti bang, atas perintah atasan media belum bisa ke TKP, kita tunggu dari kepolisian dulu untuk olah kejadiannya ,”kata scurity yang enggan sebutkan namanya itu.
Saat berita ditayangkan, pihak tim media ini terus menggali informasi atas insiden terjadinya peristiwa salah satu operator excavator tertimbun longsor tanah hingga meninggal dunia di lokasi tambang batu daerah dusun Purwodadi desa Pardasuka.
Hingga hari ini, tim media ini mencoba melanjutkan mengkonfirmasi terkait peristiwa ini ke pihak kepolisian setempat.
Bersambung..
Tim
