Gresik, memoterkini – Suasana haru bercampur ceria menyelimuti perempatan RT 12 Dusun Ploso, Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Sabtu malam, 20/06/2026. MDTA Darul Huda KB Muslimat NU 149 Al Akhsan, TK Muslimat NU 124 Al Akhsan, dan MI Ma’arif NU Darul Huda menggelar “Malam Doa, Pelepasan, dan Perpisahan” bagi siswa-siswi angkatan tahun ini.
Acara diawali dengan Istighotsah dan doa bersama yang dipimpin pengurus lembaga bersama dewan guru. Lantunan doa khusyuk mengawali rangkaian acara sebagai wujud syukur dan harapan untuk para lulusan.
Acara yang berlangsung aman, lancar, dan tertib itu dihadiri jajaran tokoh penting. Tampak hadir Drs. Mujtaba, S.Pd.I., selaku Kepala MI Darul Huda beserta dewan guru, Mugiyono, S.Ag., selaku Ketua Pengurus Lembaga Darul Huda Ploso beserta anggota, Asadi selaku Ketua Komite sekaligus Ketua Ranting NU Benjeng beserta anggota, Abdullah selaku Kaur Kesra Desa Kalipadang, BPD, RT/RW, wali murid, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Dusun Ploso.
Dalam sambutannya, Drs. Mujtaba, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada wali murid dan warga Dusun Ploso atas dukungan materi maupun spiritual sehingga acara dapat terlaksana dengan sukses. Ia berpesan kepada para lulusan agar terus menuntut ilmu setinggi mungkin, belajar lebih rajin, dan menjaga nama baik almamater di mana pun melanjutkan pendidikan.
“Jaga nama baik Darul Huda. Semoga kalian berprestasi lebih tinggi lagi di sekolah berikutnya,” pesannya.
Ia juga memohon doa restu warga untuk kelanjutan pembangunan MI Darul Huda yang kini sudah mencapai 50 persen. Harapannya, gedung baru segera rampung agar siswa-siswi dapat belajar dengan aman dan nyaman.
Senada, Mugiyono, S.Ag., selaku Ketua Pengurus Lembaga Darul Huda yang baru menyampaikan permohonan kerja sama dan dukungan dari warga Dusun Ploso. Ia optimistis kepengurusan baru akan membawa lembaga lebih maju. Mugiyono, S.Ag., juga mengajak warga mempercayakan putra-putrinya menimba ilmu di Darul Huda karena tenaga pengajar dan fasilitasnya siap bersaing, dengan biaya terjangkau dan suasana kekeluargaan.
Kemeriahan malam itu makin lengkap dengan kreasi seni dari siswa KB, TK, hingga MI. Momen haru terjadi saat pembagian piagam, piala, dan cinderamata bagi siswa berprestasi, serta pengundian hadiah utama untuk wali murid.
Puncak acara ditutup penampilan wayang dalang cilik berjudul “Mbok Rondo Gelagapan”. Lakon tersebut mengisahkan jungkir balik, petuntang-petuntung, golong-koming, jatuh-bangunnya seorang janda beranak empat yang tegar dan kuat demi memenuhi kebutuhan pendidikan keempat anaknya. Salah satu anaknya bahkan berhasil masuk perguruan tinggi di universitas ternama. Penampilan apik siswi kelas 2 itu mendapat aplaus panjang dari penonton.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Kepala MI Darul Huda, dilanjutkan pembagian rapor siswa-siswi.
Malam pelepasan ini bukan sekadar perpisahan, tetapi juga doa dan harapan agar lulusan Darul Huda terus bersinar. ( BLK )



