Lampung Timur- jagat maya lagi dihebokan video yang bikin hati miris. Sebuah rekaman yang diduga nunjukin aksi perundungan terhadap seorang siswi Sekolah Dasar di Kabupaten Lampung Timur viral di media sosial dan menuai kecaman dari warganet.
🎥 APA YANG TERJADI DALAM VIDEO?
Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat dikelilingin sama sejumlah anak perempuan yang diduga teman sebayanya. Korban jadi sasaran ejekan, hinaan dan kata-kata kasar. Bahkan, ada dugaan kekerasan fisik yang terjadi, sementara anak-anak lain nonton dan ngerekam kejadian tersebut dengan ponsel. 😢
📱 SUMBER VIRAL
Video ini pertama kali diunggah oleh akun Facebook Intan Rdjmur. Dalam unggahannya, pemilik akun mengaku menolak ngehapus video meskipun ada pihak yang memintanya. Alasannya? Sebagai bentuk kepedulian terhadap dugaan perundungan yang dialamin seorang anak dan pengingat buat para orang tua supaya lebih aktif ngawasin anak-anak mereka.
Pemilik akun juga menyebut kalo anak-anak dalam video merupakan siswa di salah satu SD di Kabupaten Lampung Timur dan negasin kalo pendidikan karakter bukan cuma tanggung jawab guru, tapi butuh kerja sama antara sekolah dan orang tua.
💬 RESPON WARGANET
Unggahan ini langsung banjir ribuan komentar. Mayoritas mengecam aksi perundungan tersebut dan meminta penanganan serius.
Salah satu warganet, Siti Masriyah, mengaku prihatin. Menurutnya, tindakan kayak gini nggak seharusnya terjadi pada anak usia SD karena dampaknya bakal dirasain sama keluarga korban.
Sementara akun Rosa Limah berkomentar kalo berdasarkan informasi yang dia tau, peristiwa terjadi pas anak-anak pulang sekolah (bukan di lingkungan sekolah) dan diduga dipicu sama persoalan lama antar anak. Tapi, info ini masih sebatas komentar dan belum dikonfirmasi pihak berwenang.
📌 Desakan Masyarakat
Sejumlah netizen ngedesak pihak sekolah, orang tua, dan aparat terkait buat segera ngelakuin pembinaan serta pendampingan terhadap anak-anak yang terlibat. Mereka menilai penyelesaian kasus ini gak cukup cuman dengan ngasih sanksi, tapi juga harus disertai edukasi biar kejadian serupa gak keulang.
📢 STATUS TERKINI
Sampe berita ini diturunin, masih belum ada konfirmasi resmi dari pihak SD yang disebutin, Dinas Pendidikan Lampung Timur, maupun kepolisian.
