Lampung Selatan — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal,S. S.T., M.M hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Harmoni Akademik Nagamandala Untuk Anak Unggul Negeri (Hanuang) 2026, yang digelar dalam rangka penyambutan dan pembekalan mahasiswa Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Kebangsaan, Kamis (17/9/2026), tersebut turut dihadiri Rektor UIMandiri Dr. Rustono Farady Marta, S.Sos., M.Med.Kom., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Acum Wijaya, S.E., M.M., Wakil Rektor II Bidang Kemahasiswaan Veronica Mieke, S.Pd., M.Hum., Direktur Riset, Inkubasi Bisnis, dan Kualitas Dr. Sigit Apriyanto, S.Pd., M.Pd., Direktur Pengembangan SDM, Ventura dan Kerjasama Gabriel Syama Riwu, S.H., M.H., Provost Dr. Heri Sugiyanto, M.Si., Sekretaris Universitas Lastrie Arsya, S.Tr.Gz., M.Gz., Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Ir. Toto Priyana, M.M., para dekan, jajaran dosen, serta mahasiswa dan mahasiswi UIMandiri.

Hadirnya Gubernur Lampung yang akrab disapa Iyai Mirza menjadi salah satu bagian utama dalam rangkaian Hanuang 2026. Sesi tersebut dipandu moderator Tiyas Apriza, S.IP., M.IP., selaku Ketua Program Studi Administrasi Publik UIMandiri.

Sebelum memasuki pemaparan materi, Tiyas Apriza terlebih dahulu menyampaikan profil dan perjalanan Rahmat Mirzani Djausal hingga dipercaya memimpin Provinsi Lampung sebagai gubernur. Penyampaian profil tersebut menjadi pengantar bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat sosok dan perjalanan pemateri yang hadir di hadapan mereka.

Di hadapan mahasiswa, Gubernur Mirza menekankan bahwa memasuki perguruan tinggi bukan sekadar melanjutkan jenjang pendidikan, tetapi merupakan fase penting untuk membangun kemandirian sekaligus mempersiapkan masa depan.

Menurutnya, mahasiswa yang telah memasuki lingkungan perguruan tinggi mulai dituntut mampu bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, menentukan arah masa depan, serta terus mengembangkan kemampuan melalui proses belajar.

“Adik-adik yang masuk di sini sudah dianggap mampu menjalankan dirinya sendiri. Empat tahun ini akan menentukan masa depan adik-adik sekalian,” pesan Gubernur.

Ia mengingatkan bahwa perjalanan pendidikan sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah tidak terlepas dari peran dan pendampingan orang tua. Namun, ketika memasuki perguruan tinggi, mahasiswa mulai berada pada fase untuk lebih mandiri dalam menentukan langkah dan masa depannya.

Karena itu, Gubernur mendorong mahasiswa UIMandiri untuk tidak kehilangan semangat belajar dan memanfaatkan masa perkuliahan sebagai kesempatan membentuk kualitas diri.

Bagi Gubernur, pilihan profesi setelah menyelesaikan pendidikan sangat terbuka. Mahasiswa dapat menjadi profesional, dokter, pengusaha, maupun menekuni berbagai bidang lainnya sesuai kemampuan dan cita-cita.

Namun, apa pun profesinya kelak, ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan negara.

Dalam pemaparannya, Gubernur Mirza juga menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam menentukan kekuatan sebuah negara.

Menurutnya, kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam maupun kondisi ekonomi. Kualitas manusia yang mengelola seluruh potensi tersebut juga menjadi bagian penting dalam menentukan kemajuan bangsa.

“Semakin kuat SDM, maka akan semakin kuat negara. SDM yang kuat akan melahirkan peradaban yang maju,” tegasnya.

Ia pun mengajak mahasiswa menjadikan pendidikan sebagai proses untuk membangun pola pikir, kemampuan, karakter, serta semangat untuk terus berkembang.

Sebab, tantangan zaman terus berubah. Generasi muda tidak cukup hanya memiliki ijazah, tetapi juga perlu memiliki kemampuan dan wawasan yang dapat menjadi bekal menghadapi berbagai perubahan di masa depan.

Melalui Hanuang 2026, mahasiswa UIMandiri diharapkan mampu menjadikan masa perkuliahan sebagai momentum untuk bertransformasi menjadi generasi yang mandiri, unggul, berwawasan, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa.