Lampung Selatan – Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan, diturunkan untuk menangani korban banjir bandang di Desa Natar, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Lampung. Pada hari Jum’at 26 Desember 2025.

‎”Laporan sementara yang kami terima ada 53 kepala keluarga (KK) warga, yang terkena dampak banjir bandang di Desa Natar, Kecamatan Natar,” kata Plt. Kepala BPBD Lampung Selatan,Maturidi Ismail, SH, didampingi Kabid Rehabilitasi, Wahyudi Pramono, S.T.,M.T. Jum’at sore hari.

‎”Saat ini tim TRC BPBD, sedang melakukan penghitungan kerugian dampak banjir bandang,” tandasnya.

‎Sesuai laporan yang diterima, katanya, banjir bandang melanda Desa Natar, Kecamatan Natar yang disebabkan hujan deras di daerah setempat, Kamis (25/12) sekitar pukul 18.30 WIB hingga dini hari. “Banjir bandang berlangsung cukup lama membuat beberapa rumah warga tergenang air karena hujan deras dan aliran irigasi menjadi tersumbat membuat beberapa rumah terendam banjir setinggi kurang lebih 1,5 meter,”tuturnya

‎Ditempat yang berbeda, Plt.Kabid Kedaruratan dan Logistik, Nurma Suri, SE menjelaskan pihaknya akan segera menyalurkan bantuan sembako sesuai kebutuhan, setelah melakukan pendataan korban banjir bandang yang melanda Desa Natar itu. “Kalau perlu kita akan membuka dapur umum di lokasi kalau memang dampak banjir bandang parah,” ucap Plt.Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan itu

‎Kami tetap mengimbau masyarakat mewaspadai ancaman banjir bandang,” kata Nurma Suri, menambahkan. sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung, katanya, curah hujan, selama Desember, masih cukup tinggi dan berpotensi menimbulkan banjir.

Lebih Lanjut, Erwan Fatriansyah, SE.,MM selaku Kabid pencegahan dan kesiapsiagaan. Dirinya mengingat kembali bahwa serangkaian upaya untuk mengurangi risiko dan dampak bencana melalui pembangunan fisik (seperti bangunan tahan gempa, tanggul) dan peningkatan kesadaran serta kemampuan masyarakat (penyuluhan, pelatihan, sistem peringatan dini), yang dilakukan sebelum bencana terjadi untuk meminimalkan korban jiwa dan kerugian. Tujuannya adalah membuat masyarakat hidup lebih aman dengan mengenali risiko, memahami cara menghadapi ancaman dan memiliki perencanaan yang matang, baik melalui strategi struktural maupun non-struktural,”jelasnya

‎Terpantau TRC BPBD yang ikut serta kelokasi kejadian banjir yang melanda Desa Natar, Kacamatan Natar. Yakni regu 01 antara lain, Yunansyah, Rian Pala, Rendi, Evi, Wiwin dan Citra.

‎Sementara dalam peristiwa banjir melanda Desa Natar, Lampung Selatan tersebut untuk saat ini korban jiwa bisa dikatakan nihil.

Reporter: Jun