SURABAYA.Memoterkini.com – Dari tahun ketahun pemasangan beton pracetak u-ditch terlihat semakin banyak diminati pihak pengguna dan penyedia jasa, namun masih banyak ditemukan dilapangan proyek pemasangan U-ditch dikerjakan diduga asal jadi

tahun 2024 berapa titik kampung yang langganan banjir diminta sama walikota surabaya eri cahyadi st untuk segera dibangun untuk mengurangi debit air ketika hujan turun
Salah satu pekerjaan dari DSDAMB(DINAS SUMBER DAYA AIR DAN MINERAL BINAMARGA) Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 3 m dan Saluran 60/80 dengan Cover Dua Sisi (JL. TAMBAK DALAM BARU GG. V ) APBD 729.999.999 08 Januari 2024 15 Januari 2024 22 Januari 2024

Dari pantauan awak.media liputanphatas dilokasi tidak adanya smk3e atau kotak obat-obatan,alas lantai galian tidak dikeringkan,apd(alat pelindung diri) tidak dipakai walaupun melanggar admintratif
Pembangunan Paving Dan Uditch Diduga Tidak Sesuai RAB Dan Terkesan Proyek Siluman'

H abdul warga setempat mengungkapkan kontraktornya agak nakal lihat aja pemasangan uditch tidak rapat yang mana air dari bawah,samping akan masuk dari cela-cela uditch yang pasti akan membawah lumpur, pasir lembut yang mana menjadikan dangkal aliran air tidak lancar sudah saya tegur tapi tetap saja.

Cv atau rekanan yang ditunjuk langsung sama PPK tidak jelas,nilai HPS/pagu tidak ada yang mana pekerjaan memakai anggaran APBD melanggar undang-undang No 14 tahun 2008 KIP (keterbukaan informasi publik) sebagaimana Pasal 22 dan 48 UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli, dan UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang PP Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman 5 bulan penjara atau denda Rp 5 miliar bahkan bila perlu pihak terkait seperti APH di harap respon cepat melakukan sidak bila terdapat pengaduan informasi masyarakat, (nanak’s)