Sidoarjo, Memoterkini.com Selain memanfaatkan pertanian sebagai mata pencaharian warga, Desa Tambakrejo kini membentuk BUMDes. Tujuannya selain sebagai pemasukan desa, juga sebagai sarana prasarana Termasuk memasok kebutuhan petani dan masyarakat. Lokasi Tambakrejo RT 09 RW 05. Volume 3X 15 /5 ruang. Biaya 123,450,000, Sumber dana APBD desa 2025 (DD) Pelaksana, TPK desa Tambakrejo selasa 10/6/2025

Kendati terletak jauh dari Jalan Raya , perekonomian di Desa Tambakrejo, Kecamatan Krembung terus menggeliat. Pertanian memang masih menjadi mata pencaharian utama warga setempat. Mulai dari padi tebu juga milon , tebu, jagung sampai kacang-kacangan dan berbagai hasil buah seperti milon hingga juga peternakan seperti ayam, kambing dan sapi.

Tak heran saat dari Media memoterkini memasuki Desa Tambakrejo tampak di kanan-kiri, sawah membentang luas. Selain bertani, warga desa juga mulai banyak yang berusaha mandiri, mulai dari mebel, kerajinan hingga konveksi.

Kepala Desa Tambakrejo H.Sutrisno mengatakan, melihat perekonomian warga desa yang semakin menggeliat, Pemdes membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain sebagai usaha untuk pemasukan desa. juga usaha apa yang bisa di manfaatkan untuk desa, bisa sebagai penunjang masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya.

“Termasuk menyediakan kebutuhan umum seperti pulsa, token listrik, fotokopi dan alat tulis kantor (ATK),” terangnya.

Dikatakan bahwa keberadaan BUMDes ini dikelola secara profesional. Selain sudah membangun gedung secara mandiri, kantornya dilengkapi beberapa ruang seperti ruang penjualan, di empat Ruangan itu bisa digunakan sebagai tempat apa yang layak di gunakan bagi penjual nanti, pelatihan dan sebagainya

H.Sutrisno menambahkan, dengan keberadan BUMDes ini bisa mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. “Selain itu juga memutar roda perekonomian yang lebih baik. Karena keuntungan juga memutar di desa sehingga memberi dampak dan manfaatnya juga bagi pembangunan desa dan masyarakat,” terangnya.

Harapannya, Ruko BUMDes ini juga bisa menyerap tenaga kerja lokal dan menciptakan peluang usaha baru. Ekonomi diharapkan bisa meningkat dan usaha bisa berkembang bahkan bisa bertumbuh usaha baru yang bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja bagi warga sekitar.
(Nasor)