Kediri – Menyambut Hari Ulang Tahun ( HUT ) ke – 80 Republik Indonesi ( RI ), warga RW 06 Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri menggelar malam tirakatan dan doa bersama, pada Sabtu ( 16/8 ).
Bertempat di Jalan Teuku Umar Gang Wakaf. Acara yang dihadiri oleh ratusan warga masyarakat RW 06, yang terdiri dari 6 RT. Meliputi tokoh masyarakat, perangkat RT/RW, dan karang taruna.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, sambutan – sambutan, serta ditutup dengan doa.

Dewi winarni, ketua 04 menyampaikan kepada seluruh warga untuk menjaga semangat persatuan dan melestarikan tradisi tirakatan sebagai bentuk  rasa syukur atas kemerdekaan yang dicapai  oleh bangsa ini.
” Malam tirakatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, dan mendoakan keselamatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ), terangnya kepada awak memoterkini.

Suasana hangat terasa ketika semua warga menikmati hidangan sederhana secara lesehan, yang menandakan kebersamaan dan kekompakan warga RW 06. Tanpa sekat dan saling dekat.

” Malam tirakatan ini menjadi wujud rasa syukur kita kepada Tuhan, dan penghormatan kita kepada para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan bangsa dan negara. Malam tirakatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga pengikat rasa kebersamaan antar warga dan antar generasi di wilayah RW 06. Tradisi yang sudah turun – temurun ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dengan semangat persatuan dan gotong – royong,” terang Lia mewakili generasi muda/karang taruna, yang juga sosok milenial yang masih aktif menimba ilmu di salah satu Universitas Negeri di Jember.

Melalui kegiatan malam tirakatan ini, masyarakat RW 06, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota Kediri berharap, semangat perjuangan tetap terjaga ditengah kehidupan masyarakat, khususnya di RW 06.

( nurni kdr )