Lampung Selatan – Terkait dengan adanya pemberitaan yang berjudul “Sekolah Gratis Terkesan Hanya Wacana, murid di SD Negeri Kotaguring Fasilitasi Sekolah, Dana Bos Kemana !!

‎Pada hari Kamis, tanggal 13 Oktober 2025, sekolah SD Negeri Kotaguring, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, menggelar rapat mengundang seluruh wali murid untuk membahas permasalahan tentang uang kas dibelanjakan untuk memfasilitasi sekolah yang terjadi di kelas 1.

‎Acara rapat dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri Kotaguring didampingi guru setempat dan dihadiri para undangan (Wali Murid).

‎Diketahui media ini, Sugianto menjelaskan bahwa tidak ada pungutan resmi yang diwajibkan oleh pihak sekolah. Melainkan inisiatif wali murid atas kemauan mengadakan uang kas,”jelasnya

‎”Sedangkan bahwa uang kas itu digunakan memfasilitasi ruang kelas seperti kipas angin dan karpet itu tanpa sepengetahuan sekolah. Jadi akar permasalahan itu bukan datang dari pihak sekolah melainkan ada kesalahpahaman antara wali murid ke wali murid lainnya, tapi alhamdulillah sudah terselesaikan dan hanya ada sedikit miskomunikasi,”paparnya

‎Dan kami juga pihak sekolah menegaskan apapun akar masalah harus dimusyawarahkan terlebih dahulu, Jangan saling menyalahkan antara satu sama lain dan memiliki kesimpulan tersendiri, harap lapor terlebih dahulu dengan pihak sekolah, apalagi berkaitan dengan fasilitas sekolah, Isnya Allah bisa dianggarkan menggunakan dari BOS “tegasnya kepada seluruh wali murid yang hadir


‎Selain itu juga sedikit menjelaskan tentang diperuntukan uang kas atau uang paguyuban tersebut, uang kas murid bisa digunakan seperti menjenguk siswa ada yang sakit atau kegiatan lainnya yang tidak tercover dari dana Bos.

‎Sementara pada saat rapat itu pihak wali murid terlihat dengan tentram, aman dan nyaman serta tanpa ada hambatan yang lainnya.

‎Salah satu wali murid mengatakan bahwa ini merupakan bentuk kebersamaan tanpa ada saling menyalahkan, apalagi guru dan kepala sekolah tidak ada kesalahan bagi kami, ini murni mis komunikasi antara wali murid ke wali murid. kami justru terima kasih kepada kepsek dan guru guru yang ada di SD Negeri Kotaguring sudah membimbing anak kami hingga saat ini.

‎”Kami juga berharap semoga lain waktu tanpa ada lagi hal hal yang miskomunikasi seperti ini yang bisa merugikan atau mencoreng nama baik ditempat anak kita menimba ilmu,”harapnya

Red