Gresik, Memoterkini – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Peran Media dalam Mendukung Ketahanan Keluarga” pada Kamis (12/3/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang DIPPA Kencana, Kantor Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, Jalan dr. Wahidin SH No. 241, Gresik.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, dr. Titik Ernawati, MH, bersama jajaran pejabat struktural, di antaranya Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Advokasi Ahmad Dharief Dahlawy, S.KM., MM., Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Muhammad Mukhlis Arianto, SE., MM., serta sejumlah insan pers dari berbagai organisasi media. Di antaranya perwakilan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Komunitas Wartawan Gresik (KWG), dan Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Gresik.
Kehadiran para jurnalis tersebut menjadi penegasan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media massa dalam menyampaikan informasi serta edukasi kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, dr. Titik Ernawati menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun kesadaran publik terkait pentingnya ketahanan keluarga.
“Melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif, masyarakat dapat memahami pentingnya membangun keluarga yang kuat, harmonis, serta bebas dari kekerasan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak insan pers untuk mengambil peran aktif dalam menyuarakan nilai-nilai penguatan keluarga melalui beberapa langkah konkret, di antaranya mengangkat praktik baik kader Bina Keluarga Balita (BKB) di Gresik sebagai contoh pengasuhan positif, meluruskan berbagai mitos dan hoaks terkait pengasuhan serta kesehatan anak, menghadirkan narasi humanis melalui kisah keluarga inspiratif, hingga menyediakan ruang konsultasi publik bersama psikolog atau pakar dari KBPPPA.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Advokasi Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, Ahmad Dharief Dahlawy, menegaskan bahwa media massa memegang peranan penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan keluarga.
“Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pembentuk opini publik yang dapat mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan tangguh,” ungkapnya.
Menurutnya, pemberitaan yang edukatif, objektif, dan berimbang akan sangat membantu dalam menyosialisasikan berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perencanaan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan peran keluarga dalam menghadapi tantangan sosial di era modern.
Ia berharap insan media terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan nilai-nilai ketahanan keluarga, mengangkat praktik baik di tengah masyarakat, serta mengedukasi publik tentang pentingnya keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.
Selain itu, forum tersebut juga menjadi ruang diskusi berbagai isu strategis terkait ketahanan keluarga, mulai dari pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, perlindungan anak, hingga penguatan peran perempuan dalam pembangunan.
Para insan media menyambut positif penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap sinergi antara pemerintah daerah dan media dapat terus diperkuat, khususnya dalam menyebarluaskan informasi program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik dan insan pers semakin erat dalam mendukung terwujudnya keluarga yang tangguh, sejahtera, dan berdaya di Kabupaten Gresik. ( BLK )

