Gresik, memoterkini – Masyarakat Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, bersama Pemerintah Desa setempat menggelar Kirab Budaya Sedekah Bumi sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya melestarikan warisan budaya leluhur.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Dadapkuning ini berlangsung meriah dengan partisipasi warga dari Dusun Lekerejo dan Desa Dadapkuning yang mengenakan pakaian adat serta membawa hasil bumi sebagai simbol syukur atas rezeki dan hasil panen.

Acara dihadiri Camat Cerme H. Umar Hasyim, S.Sos., M.Si., Kepala Desa Dadapkuning H. Syaikhun, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Cerme mengapresiasi komitmen masyarakat yang terus menjaga tradisi budaya lokal. Menurutnya, Sedekah Bumi tidak hanya menjadi ungkapan syukur, tetapi juga sarana memperkuat gotong royong, kebersamaan, dan identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi.

Sementara itu, Kepala Desa Dadapkuning H. Syaikhun menegaskan bahwa tradisi Sedekah Bumi merupakan warisan leluhur yang memiliki nilai luhur dan harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tetap hidup dan berkembang.

Sepanjang kirab, masyarakat dan pengunjung memadati lokasi untuk menyaksikan berbagai atraksi seni budaya. Suasana penuh kebersamaan dan semangat guyub rukun mewarnai seluruh rangkaian kegiatan.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Kirab Sedekah Bumi juga dinilai memiliki potensi sebagai daya tarik wisata budaya berbasis kearifan lokal yang dapat mendukung pengembangan pariwisata serta memperkuat identitas budaya Kabupaten Gresik.(BLK)