Surabaya, Memoterkini.com – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran TNI, Pemerintah Kota Surabaya, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Pahlawan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Surabaya H. Saifudin Zuhri, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat, perwakilan Kejaksaan Negeri Surabaya, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Darwis Burhansyah, Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Raden Heru Kuntodewo, serta Ketua TP PKK Kota Surabaya Ny. Rini Indriani bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 saat menggelar apel pasukan di lapangan Polrestabes Surabaya pada Rabu (01/07). Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif di Surabaya merupakan hasil kerja sama yang solid antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas keamanan tidak terlepas dari dedikasi seluruh satuan kerja dan satuan wilayah di lingkungan Polrestabes Surabaya yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Luthfi juga memberikan penghargaan kepada seluruh personel atas dedikasi luar biasa dalam menyukseskan rangkaian Semarak Hari Bhayangkara ke-80.

Berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan, mulai dari bakti sosial, bakti religi, bedah rumah, bakti kesehatan hingga berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya, dinilai menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Atas nama pimpinan, saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya dalam menyukseskan seluruh rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Pengabdian tersebut menjadi cerminan nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol Luthfi.

Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sekaligus menunjukkan bahwa Polri terus berupaya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolrestabes Surabaya menuturkan bahwa meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri juga tercermin dari lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Menurutnya, regulasi tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus kepercayaan negara terhadap institusi Polri agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

Selain itu, hasil Survei Litbang Kompas yang dirilis pada 24 April 2026 juga menunjukkan tren positif terhadap tingkat profesionalitas pelayanan Polri.

Dalam survei tersebut, skor profesionalitas pelayanan mencapai angka 8,37. Sebanyak 80,6 persen responden menilai kinerja Polri semakin baik, sementara tingkat kepuasan masyarakat mencapai 67,6 persen dan citra kelembagaan meningkat hingga 71,5 persen.

Tak hanya itu, masyarakat juga memberikan penilaian positif terhadap berkurangnya perilaku negatif di lapangan, termasuk menurunnya kesan arogansi petugas saat menjalankan tugas.

“Hasil survei ini menjadi penyemangat sekaligus pengingat bagi seluruh anggota Polri agar terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga profesionalisme, serta memperkuat kepercayaan masyarakat yang telah diberikan kepada institusi Polri,” kata Kombes Pol Luthfi.

Menutup sambutannya, Kapolrestabes Surabaya mengajak seluruh personel untuk terus menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Ia menegaskan bahwa semangat “Jogo Jatim” harus terus menjadi fondasi dalam mendukung program prioritas nasional, Asta Cita, sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Jangan biarkan semangat perjuangan ini padam. Teruslah memberikan pengabdian terbaik, menjaga keamanan, melayani masyarakat dengan hati, dan jadikan semangat Jogo Jatim sebagai kekuatan untuk mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

(Rohkim)