Bandar Lampung – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menggelar Workshop Bedah Kerangka dan Isi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi jenjang SMA dan SMK, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan pelaksanaan TKA secara optimal di Provinsi Lampung.

Workshop tersebut diikuti oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan se-Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H., mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong MGMP mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris agar semakin produktif dalam menyusun pengembangan asesmen dan menghadirkan inovasi pembelajaran di sekolah.

“Melalui workshop ini, kami berharap MGMP mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris dapat lebih produktif dalam menyusun pengembangan asesmen serta inovasi pembelajaran, sehingga kualitas pendidikan di Provinsi Lampung semakin baik dan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik dapat berjalan sukses,” ujar Thomas Amirico.

Menurutnya, peran MGMP sangat strategis sebagai wadah kolaborasi para guru dalam meningkatkan kompetensi, menyusun perangkat pembelajaran yang berkualitas, serta menghasilkan asesmen yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan TKA tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis, tetapi juga pada kualitas proses pembelajaran yang dilakukan di setiap satuan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, Disdikbud Provinsi Lampung berharap terbangun kesamaan pemahaman mengenai kerangka dan isi TKA, sehingga seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Lampung.

Workshop berlangsung dengan pembahasan mengenai kerangka, substansi, dan penguatan strategi pembelajaran yang selaras dengan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik, sekaligus menjadi forum berbagi pengalaman dan praktik baik antar guru, kepala sekolah, serta jajaran Cabang Dinas Pendidikan di Provinsi Lampung.

(*)